SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pemangku kepentingan (stakeholder) melakukan konsolidasi untuk memperbaiki Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur agar masyarakat nelayan lebih mudah dalam mencari ikan di kawasan tersebut.
"Kami akan berkolaborasi bersama dengan Kementerian PUPR, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Pelindo, dan terminal khusus (tersus) yang ada di sekitar Lamongan," ujar Menhub Budi Karya Sumadi, Senin (22/01/2024).
Baca juga: MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai
Sebelumnya, para nelayan di Lamongan menyampaikan adanya pendangkalan di pelabuhan sehingga menyulitkan kapal mereka untuk berlabuh. Untuk itu, para nelayan meminta dilakukan perbaikan dan pengerukan.
Pada 2021, Presiden Joko Widodo pernah mengunjungi Pelabuhan Brondong. RI 1 menyanggupi permintaan para nelayan untuk dilakukannya pengerukan dan peninggian lampu haluan di pelabuhan tersebut. Ada dua titik yang menjadi konsentrasi perbaikan yakni daerah kolam dan kali asin.
Baca juga: Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas
"Kami hari ini bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau dua titik tersebut yang kita akan upayakan perbaikan," imbuhnya.
Ketua Kelompok Nelayan Belimbing, Brondong Lamongan, Wahid, saat bertemu Menhub menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah yang akan melakukan perbaikan pelabuhan.
Baca juga: Cuaca Ekstrem hingga 10 Hari tak Melaut, Nelayan Sidoarjo: Minim Tangkapan Ikan
"Semoga dengan adanya perbaikan, semakin memudahkan pergerakan kapal kami untuk mencari ikan," ungkapnya. lmg-01/dsy
Editor : Desy Ayu