Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Ponorogo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta

surabayapagi.com
Sebuah rumah di Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo terbakar hangus pada Rabu (27/03/2024) siang hari. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebuah rumah milik Mardi (70) warga Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo terbakar hangus pada Rabu (27/03/2024) siang hari. Diduga kebakaran tersebut disebabkan korsleting listrik.

“Diduga karena aliran listrik, karena posisi kebakaran di atas, dan dapur masih aman, tidak ikut terbakar. Ini polisi masih melakukan penyelidikan,” kata Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo, Bambang Supeno, Rabu (27/03/2024). 

Baca juga: Dampak Kekeringan Terus Meluas, 5 Desa di Ponorogo Mulai Krisis Air Bersih

Menurutnya, warga mengetahui adanya kebakaran rumah itu terlambat. Lantaran api  diketahui setelah besar. Sehingga, warga mencoba memadamkan secara manual. Baru kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar).

“Istri pemilik rumah (Tuminem) saat masak di dapur. Api berada dari kamar. Tahu-tahu sudah membesar apinya,” kata Bambang.

“Untuk memadamkan api, kita langsung kirimkan 2 unit mobil kebakaran,” imbuhnya.

Baca juga: Pemkot Masifkan Edukasi Pencegahan Kebakaran saat Musim Kemarau di Surabaya

Lebih lanjut, menurut Bambang, banyaknya barang yang mudah terbakar di dalam rumah, membuat kobaran api menjadi cepat membesar. Sehingga  bangunan rumah itu pun akhirnya cepat terbakar.

Tak hanya bangunan rumah, benda-benda berharga pun tak luput dari amukan si jago merah. Tragisnya, uang tabungan yang berjumlah sekitar Rp 10 juta, juga tidak luput disambar api dan berubah jadi arang bersama dengan pakaian yang berada dalam lemari.

Baca juga: OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Atas insiden tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian ratusan juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut. Selain itu perhiasan emas hingga 15 sak gabah atau setara 3 kwintal gabah juga ludes terbakar.

“Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 250 juta. Api akhirnya dapat dipadamkan setelah 1 jam upaya pemadaman oleh petugas damkar,” pungkasnya. png-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru