SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Jutaan ubur-ubur menyerbu dan memenuhi Pantai Mayangan, Probolinggo. Meski begitu, warga lokal dan pengunjung tetap santai berenang di sana dan sama sekali tidak merasa was-was akan disengat jutaan ubur-ubur tersebut.
Padahal ubur-ubur itu bisa menyengat dan menyebabkan gatal-gatal di kulit. Selain menyebabkan gatal-gatal, sengatan ubur-ubur juga bisa menyebabkan infeksi. Itu biasanya terjadi ketika kita tersengat ubur-ubur berbintik hitam.
Baca juga: Destinasi Wisata Bersejarah Candi Lemah Duwur yang Indah Bernuansa Mistis dan Sakral
Salah satu warga setempat, Nanik Ismiati mengatakan warga tak takut karena kemunculan ubur-ubur merupakan hal yang lumrah. Air hangat laut juga diyakini warga sebagai terapi kesehatan.
"Kebetulan saya orang sini atau disebut orang pesisir, kami meyakini mandi di laut ini sebagai terapi biar sehat. Meskipun banyak ubur-ubur muncul, ya itu sudah biasa dan kami tetap menikmati," kata Nanik, Kamis (16/05/2024).
Hal senada disampaikan pengunjung Pantai Pelabuhan Mayangan lainnya, Izam Rahardian. Menurut dia, meskipun diketahui banyak ubur-ubur, tapi ia menyebut yang muncul tidak berbahaya sehingga tidak perlu ditakuti.
Baca juga: Wisata Edukasi Ijen Farmhouse Tawarkan Destinasi Unik Ruang Terbuka Hijau bagi Anak-anak
"Tadi sudah saya pegang, dan memang tidak merasa gatal hanya kenyal saja, jadi tidak perlu ditakuti. Malah berenangnya makin asyik karena ditemani ubur-ubur. Biasanya sepulang sekolah atau libur sekolah pasti ke sini," pungkas Izam.
Diketahui, fenomena serbuan ubur-ubur di Pantai Pelabuhan Mayangan, Kota Probolinggo memang kerap terjadi setiap tahunnya. Fenomena itu disebabkan karena ubur-ubur akan mencari air yang bersuhu hangat.
Baca juga: Destinasi Sendang Asmoro Tuban, Pilihan Wisata Murah Meriah dan Seru di Akhir Pekan
Kemunculan ubur-ubur ini biasanya terjadi saat pagi, siang, hingga sore menjelang malam. Selain air hangat, kemunculan ubur-ubur juga karena banyak makanannya berupa plankton yang berada di pantai setempat.
Selain itu, ternyata tak hanya berwarna polos, ubur-ubur warna putih, biru dan bintik-bintik juga bermunculan di pantai tersebut. prb-01/dsy
Editor : Desy Ayu