SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pembangunan Ring Road di Kabupaten Lamongan yang menghubungkan sejumlah desa dari Barat ke Timur sepanjang 6,9 km diklaim dapat menjadi tonggak kemajuan sektor ekonomi.
Disisi lain, meski dapat mendongkrak sektor perekonomian, Dr. Abid Muhtarom mengatakan, perlu adanya keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
Baca juga: Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas dengan Layanan Publik
"Seharusnya kita bisa memastikan, pembangunan berkelanjutan tidak mengorbankan kelestarian lingkungan," tutur Abid, Minggu (19/05/2024).
Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan yang holistik dalam pembangunan infrastruktur, karena pertimbangan ekonomi harus sejalan dengan keberlanjutan lingkungan.
Baca juga: Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen
"Dengan begitu pembangunan Ring Road Lamongan bisa menjadi sarana bagi kemajuan ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan," ujar Abid.
Selain itu, sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan telah menyiapkan target pembangunan daerah menyongsong tahun 2025 mendatang. Dengan mengusung tema ‘meningkatkan stabilitas sosial ekonomi dan pengembangan industri sektor unggulan melalui perluasan pasar dan daya saing regional’.
Baca juga: Tekan Angka Perceraian, Pemkab Lamongan MoU dengan PA dan Stakeholder
Terdapat lima fokus utama pembangunan Kabupaten Lamongan. Kelima program prioritas yang menjadi rancangan awal pembangunan tersebut diantaranya, (1) peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi dan yang adil dan merata, (2) penguatan kualitas dan kuantitas produksi komoditas unggulan UMKM dan kemudahan akses terhadap pasar elektronik maupun nonelektronik.
Selanjutnya yang ke- (3) penguatan kompetensi tenaga kerja dan kesempatan kerja yang berdaya saing berskala regional (4) peningkatan kualitas infrastruktur perekonomian, ruang publik dan infrastruktur dasar serta optimalisasi infrastruktur kawasan industri baru dan realisasi Ringroad Utara, dan (5) peningkatan stabilitas dan konduktivitas sosial. lmg-01/dsy
Editor : Desy Ayu