SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Hari Raya Idul Adha yang tinggal satu pekan lagi, mulai dimanfaatkan para pedagang hewan kurban untuk berniaga. Pasalnya, di momen tersebut harga hewan kurban di Pacitan sudah mulai merangkak naik.
Bahkan menurut salah satu pedagang hewan kurban di Pasar Hewan Pacitan, Suyanto mengungkap jika kenaikan harga bervariasi antara 7,5 hingga 8 persen dari sebelumnya. Sementara sapi dan kambing dari luar kota Pacitan juga mulai berdatangan.
Baca juga: BRIN Lakukan Pemetaan Lapisan Karst, Pacitan Masuk Zona Rawan Sinkhole
“Mulai naik ini. Sudah dari pertengahan Mei malah kenaikannya,” ungkap Suyanto, Rabu (05/06/2024).
Menurutnya, jika sebelumnya sapi miliknya dibanderol dengan harga Rp 21 juta per ekor, kini telah naik menjadi Rp 22,5 juta. Sedangkan untuk naiknya harga jual hewan kurban biasanya tergantung pada stok sapi yang ada di tingkat peternak daerah asal.
Baca juga: Pantai Watu Bale Pacitan. Suguhkan Pemandangan Eksotis Pasir Putih dan Bebatuan Karang
“Naik sampai Rp 1,5 juta. Dikalkulasi ya 7,5 persen lah. Ini masih melimpah ruah sih. Tapi bentar lagi pasti banyak yang mencari. Harga juga mulai melangit. Hukum ekonomi,” jelas pedagang asal Kecamatan Kebonagung ini.
Sementara itu, harga kambing juga mulai naik. Saat ini, satu ekor kambing bisa dijual dengan harga Rp 3,2 juta. Berbeda dengan sapi, kenaikannya mencapai jutaan. Jika kambing kenaikannya hanya sekitar Rp 200 ribu. Namun jika dikalkulasi 6 persen.
Baca juga: Sungai Maron, Amazon-nya Pacitan yang Menyihir Wisatawan dengan Pesona Alami
“Mengalami kenaikan harga sekitar Rp 200 ribu. Kan biasanya cuma Rp 3 juta,” ungkap jelas Jumeno, pedagang lain.
Jumeno juga memprediksi bahwa kenaikan harga hewan kurban di Pasar Hewan Pacitan masih akan terjadi hingga sekitar 10 hari menjelang perayaan Idul Adha atau H-10. pct-01/dsy
Editor : Desy Ayu