BRIN Lakukan Pemetaan Lapisan Karst, Pacitan Masuk Zona Rawan Sinkhole

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Wilayah yang berpotensi terdampak umumnya berada di kawasan dengan bentang alam karst atau daerah batugamping. SP/ PCT
Ilustrasi. Wilayah yang berpotensi terdampak umumnya berada di kawasan dengan bentang alam karst atau daerah batugamping. SP/ PCT

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Baru-baru ini wilayah Indonesia dikabarkan dengan banyaknya rawan mengalami sinkhole atau lubang runtuhan tanah, terutama di wilayah yang tersusun oleh lapisan batu gamping (karst). 

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan mengungkap, di Jawa Timur, Pacitan menjadi salah satu daerah yang rawan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pacitan untuk memetakan potensi tersebut.

"Apabila ada dan ditemukan sinkhole kami bersama BPBD kabupaten kota selalu berkoordinasi dengan tim PVMBG untuk memastikan hal tersebut berbahaya atau tidak pada masyarakat," jelas Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, Selasa (20/01/2026).

Sebelumnya ditemukan sinkhole di wilayah Blitar dan Malang. Untungnya, sinkhole tersebut tidak membahayakan masyarakat. Kejadian sinkhole relatif sering ditemukan di sejumlah daerah di Indonesia yang memiliki bentang alam karst. Beberapa wilayah yang dikenal rawan antara lain Gunung Kidul, Pacitan, dan Maros.

"Contohnya saat ditemukan sinkhole di Blitar dan Kabupaten Malang. Setelah ditinjau membahayakan warga maka dilakukan penutupan lubang tersebut secara bersama antara warga, pemprov dan pemkab setempat," jelas Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari.

Pasalnya, risiko sinkhole perlu menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam perencanaan tata ruang dan pembangunan permukiman di kawasan batugamping. Hal itu karena sinkhole merupakan fenomena alam yang terjadi akibat runtuhnya lapisan batugamping di bawah permukaan tanah. Proses pembentukannya berlangsung dalam waktu lama dan sulit terdeteksi secara kasat mata.

"Air hujan ini meresap ke dalam tanah dan melarutkan batuan yang mudah larut, terutama batugamping, sehingga membentuk rekahan dan rongga di bawah permukaan," jelas Adrin.

Dan seiring waktu, saat hujan lebat terjadi, lapisan penutup rongga menjadi semakin tipis hingga akhirnya runtuh. "Saat itulah lapisan atap runtuh secara tiba-tiba dan terbentuk lubang di permukaan tanah yang kita kenal sebagai sinkhole," kata Adrin. pc-01/dsy

Berita Terbaru

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Backstagers Indonesia Jawa Timur menyatakan sikap tegas terkait kasus hukum yang menimpa videografer asal K…

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…