Festival Rujak Otek Lumajang, Sukses Pikat Wisatawan Domestik

surabayapagi.com
Kegiatan Rujak Otek di Hutan Pinus Poncosumo, Lumajang, Jawa Timur diklaim angkat kearifan lokal. SP/ LMJ

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Tradisi tiap tahun di Kabupaten Lumajang, yakni Festival Rujak Otek di Desa Sumberwuluh, dapat mengangkat kearifan lokal agar kebudayaan tersebut tetap ada tidak luntur dan punah sekaligus sukses memikat wisatawan domestik dalam  rangkaian Candipuro Culture Festival 2024.

Pasalnya, Festival Rujak Otek menjadi kegiatan penutup dalam rangkaian Candipuro Culture Festival 2024 dan selain Festival Rujak Otek, pihaknya juga memasukkan kearifan lokal lain ke dalam kalender wisata Pemkab Lumajang.

Baca juga: Jaga Warisan Budaya, Pemkab Ponorogo Siapkan Perbup Reog Jadi Ekskul Wajib untuk SD

"Itu merupakan salah satu kearifan lokal yang berhasil digali oleh masyarakat Desa Sumberwuluh, yang menjadi rangkaian Candipuro Culture Festival 2024," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang Yuli Harismawati saat membuka Festival Rujak Otek di Kali Pinus Poncosumo, Senin (15/07/2024).

"Ada acara lain yang kami angkat menjadi even kabupaten seperti Tempeh Spekta, Gelegar Pasrujambe dan Monggo Pinarak Yoso yang kami angkat dari kearifan lokal masyarakat," tuturnya.

Sebanyak ribuan masyarakat bahkan terlihat antusias berkunjung untuk menyaksikan dan mencicipi Rujak Otek atau sekadar santai menikmati keindahan wisata Kali Pinus Poncosumo.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberwuluh Sulhan menjelaskan bahwa kegiatan itu digelar sebagai salah satu upaya menjaga warisan leluhur masyarakat desa setempat.

Baca juga: Potensi Tradisi Tahunan 'Labuhan Sarangan' Jadi Ajang Promosikan Pariwisata di Magetan

"Rujak otek memiliki sedikit perbedaan dari rujak pada umumnya karena menggunakan petis dan irisan buah pepaya muda yang menambah sentuhan rasa ketika dinikmati," katanya.

Menurutnya, dengan diadakan festival rujak otek tersebut karena menarik sekali unik dan khas, juga membantu untuk meningkatkan perekonomian Masyarakat Sumberwuluh dan sekitarnya.

“Jadi tidak hanya dimeriahkan oleh warga setempat, akan tetapi ada juga dari luar daerah maupun luar kota, yang menghadiri Festival Rujak Otek tersebut,“ katanya.

Baca juga: Jaga Budaya Warisan Lokal, Kadisbudporapar Serahkan Bantuan Alat Kesenian Thak-Thakan Khas Tuban

Lebih lanjut, dengan adanya festival tersebut diharapkan pengembangan wisata Poncosumo dan pemerintah desa juga berkomitmen menjaga keaslian alam, pihaknya tidak akan membuat bangunan modern, sehingga tidak merusak pohon pinus agar terus menjadi destinasi wisata favorit wisatawan.

“Semoga Tahun – tahun berikutnya bertambah semangat dan meriah sehingga Festival Rujak Otek di Desa Sumberwuluh, semakin dikenal oleh Masyarakat luar Daerah maupun luar Kota,“ harapnya. lj-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru