SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan bakal memberikan suntikan dana rehab ke sebanyak 4 pasar, yakni Pasar Desa Sendangrejo (Ngimbang), Gembong (Babat), Bluri (Solokuro), dan Kalen (Kedungpring) dengan nilai Rp 100 juta hingga Rp 200 juta.
“Pasar desa ini secara kewenangan milik desa. Jadi, pemkab hanya membantu untuk rehab, bukan bangun total. Nantinya tetap akan disesuaikan dengan kemampuan,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Anang Taufik, Rabu (17/07/2024).
Baca juga: DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025
Anang menjelaskan, tahun ini tidak banyak pasar yang dibantu. Lantaran selain kondisinya butuh perbaikan, pasar yang dibantu termasuk pasar yang ramai di wilayahnya. Sehingga dengan adanya bantuan dana rehab tersebut diharapkan bisa menambah nilai transaksi di pasar tersebut.
Baca juga: Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai
“Kita terus berusaha agar bisa mensasar semua pasar di Lamongan yang butuh dukungan untuk rehab,” tuturnya.
Lebih lanjut, Anang juga memastikan bantuan rehab pasar desa dilakukan setiap tahun dengan jumlah penerima yang berbeda. “Kita benahi bertahap semoga bisa secepatnya tuntas,” harapnya.
Baca juga: Peringati Hari Otonomi Daerah, Bupati Lamongan Ajak Aparatur Wujudkan Asta Cita
Sebagai informasi, di Kabupaten Lamongan terdata 131 pasar desa. Sebagian pasar desa tersebut buka berdasarkan harian Jawa. Sebagian lagi buka setiap hari. lm-01/dsy
Editor : Desy Ayu