SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Dito Ariotedjo bakal menyelenggarakan World Surf League (WSL) Championship Tour yang biasa digelar di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi, dimasukkan ke agenda nasional.
Dito menyebut, tahun depan, liga surfing dunia diagendakan dihelat di tujuh titik pantai Indonesia, mulai ujung Aceh hingga Papua. Banyuwangi sendiri akan dijadikan puncak dari surfing internasional tersebut.
Baca juga: Ratusan Pengemudi Becak Listrik Program Bantuan Prabowo Bakal Terima Pembinaan
"Untuk di Banyuwangi kami tambahkan pemusatan kegiatan (liga selancar) set of event. Jadi kami padukan dengan seni dan budayanya, yang kelasnya internasional," katanya, Selasa (23/07/2024).
Ia menjelaskan, memilih Banyuwangi menjadi tempat pemusatan kegiatan set of event Liga Selancar Dunia 2025 karena kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu memiliki pantai dan ombak yang diakui dunia dan cukup baik untuk agenda surfing.
Baca juga: Dito Bantah Hadir Saat Rumah Pemilik Maktour, Digeledah
"Selain itu juga infrastruktur di Banyuwangi sangat bagus untuk mendukung untuk kami garap dan kami bawa wisatawan mancanegara mulai dari medium hingga hight. Karena itulah kami memutuskan di Banyuwangi adakan titik event yang besar," ucap Menpora Dito Ariotedjo.
Pasalnya, kejuaraan surfing yang akan dipusatkan di Banyuwangi sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat karena Banyuwangi sejak awal konsisten dalam pengembangan destinasi olahraga pariwisata. Selain itu, Menpora optimis dengan event berkelas dunia yang dilakukan Banyuwangi bisa meningkatkan perekonomian di sektor wisata dan olahraga.
Baca juga: Berkah Libur Isra Miraj 2026, Omzet UMKM di Banyuwangi Ikut Melonjak
“Saya mengajak semuanya untuk menyebarluaskan pesona Banyuwangi agar mendapatkan lebih banyak wisatawan. Mari bersama jadikan Banyuwangi sebagai sport tourism,” ungkap dia. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu