Alfamart Berdayakan Kampung Hidroponik Medokan Ayu

Reporter : Handoko Koresponden Sidoarjo
Alfamart mengajak warga Medokan Ayu mengembangkan kembali kampung hidroponik. SP/ HIKMAH

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Concern terhadap pelestarian lingkungan, Alfamart mengajak warga Medokan Ayu mengembangkan kembali kampung hidroponik yang dulu pernah berjaya di wilayah tersebut.

Keberadaan kampung hidroponik Medokan Ayu ini sebetulnya sudah dirintis sejak bertahun-tahun. Namun dalam perjalanannya, ada wilayah-wilayah yang sudah tidak aktif dan ada produksi tanaman hidroponik yang tidak kontinyu.

Baca juga: Sedekah Bumi, Pemdes Pilang Gelar Pengajian Umum di Masjid Baitul Mutaqiin

Corporate Communication Alfamart Ame Dwi Pramesti mengatakan, melalui Program Kampung Alfamart Sahabat Bumi, Alfamart kembali membangun komunitas hidroponik dan peresmiannya ditandai dengan penerapan teknik tanam hidroponik pada generasi muda sekaligus penyerahan bak sampah botol plastik di fasum-fasum warga RW 12 Kelurahan Medokan Ayu.

"Pertemuan kali ini adalah pertemuan kedua, sebelumnya di bulan Juni kemarin lebih mendiskusikan pemilahan sampah organik dan anorganik. Nanti di bulan ketiga ada pertemuan lanjutan lagi hingga bulan ke-12 dengan materi berbeda-beda namun fokusnya pada hidroponik," kata Ame, Minggu (28/07/2024).

Program Kampung Alfamart Sahabat Bumi (KASB) adalah program CSR berkelanjutan dari Alfamart di bidang lingkungan, yakni dengan memberdayakan kampung yang berorientasi kepada kelestarian lingkungan. 

Kampung Hidroponik di Surabaya adalah kampung KASB ke-7 setelah Jakarta Selatan, Semarang, Jogjakarta, Bandung, Bogor dan Palembang.

Baca juga: Lestarikan Sedekah Bumi, Warga Bogempinggir Gelar Ritual Larung Sesaji

Kegiatan dari ke-7 KASB tersebut berbeda-beda. Ada yang fokus di pengurangan pemakaian plastik sekali pakai (reducing), daur ulang limbah menjadi barang baru yang bisa dimanfaatkan (recycling) , pemberdayaan masyarakat setempat untuk mengelola limbah (empowerment) dan penanaman pohon produktif (replanting). 

"Tujuan KASB ini membentuk kampung yang mempunyai ekosistem sosio lingkungan ekonomi,  dimana mereka punya kesadaran akan lingkungan yang lestari ternyata juga menunjang perekonomian sehari-hari," jelas Ame.

Di Surabaya, menghadirkan pembicara dari Pemilik Kebun Sayur Mehdy Riza, warga RW 12 Kelurahan Medokan Ayu antusias menyimak paparan materinya. Bagi warga pemula, diajarkan bagaimana teknik dan SOP sistem hidroponik. Bagi warga yang sudah expert, diajarkan bagaimana tips and trick mengembangkan sistem hidroponik yang tepat agar tanaman yang diharapkan sesuai ekspektasi.

Baca juga: Dialog Interaktif Pencegahan Diinformasi Pilkades 2026 Bersama Wakil Ketua DPRD Sidoarjo

"Kendalanya kami kadang tanama dalam satu media tanam ada yang kerdil ada yang besar. Kalau sudah rata besar semua dan panen banyak, kesulitannya di pemasaran," keluh salah seorang peserta yang mengikuti sosialisasi di Balai Kelurahan Medokan Ayu.

Mehdy pun menjawab bahwa faktor tersebut bisa dikarenakan sinar matahari yang tidak rata, atau terlalu lama terpapar matabari atau bisa jadi genetik.

"Kalau soal pemasaran, kita memang harus lebih aktif kerjasama dengan pemilik cafe restoran atau hotel. Saat ini kan banyak cafe resto yang membutuhkan sayur segar. Daripada mereka ambil dari Malang sampai Surabaya layu, lebih baik kita yang suplai," jelas Mehdy. Hdk/hik

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru