SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Festival Gendhing Using (FGU) yang digelar setiap tahun di Banyuwangi, Jawa Timur tampak meriah. Gelaran tersebut rutin diadakan sebagai ajang menumbuhkan kepekaan terhadap lagu daerah, khususnya melestarikan tembang musik berbahasa Using.
"Bahasa Using merupakan warisan budaya yang perlu kami lestarikan, dilakukannya harus sejak dini makanya acara ini ditujukan untuk anak hingga dewasa, karena kami ingin semakin banyak anak-anak muda yang bangga dengan musik lokal dan menginspirasi mereka untuk semakin mencintai daerah dan ikut memajukan Banyuwangi," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (12/08/2024).
Baca juga: HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro
Pada final FGU ini lagu-lagu yang dinyanyikan oleh para finalis merupakan lagu-lagu lama hingga yang saat ini sedang hits. Festival ini juga digelar sebagai upaya meningkatkan eksistensi lagu daerah agar tidak tertinggal dengan derasnya perkembangan musik populer lainnya.
Baca juga: Dinas Perikanan Banyuwangi Dorong Masyarakat Konsumsi Udang Jadi Makanan Harian
"Di tengah gempuran perkembangan musik yang sangat pesat terutama di era media sosial saat ini, kami ingin musik berbahasa lokal yakni Bahasa Using tetap bisa eksis bahkan bersaing dengan genre musik lainnya. Jadi, kami gelar lomba cipta lagu berbahasa Using," katanya.
Baca juga: Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan
Sebagai informasi, FGU merupakan rangkaian Anugerah Musik Banyuwangi (AMB) yang merupakan agenda apresiasi musik Banyuwangi. Sedangkan di tahun 2024 kali ini, FGU diikuti oleh 100 peserta kategori dewasa dan 30 peserta kategori sekolah dasar (SD). by-01/dsy
Editor : Desy Ayu