Tingkatkan Produktivitas SDM, Pemkab Ngawi Gencarkan Pelatihan Kerja

surabayapagi.com
Ilustrasi. Pelatihan kerja berbasis kompetensi berupa menjahit. SP/ NGW

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka menyiapkan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni di dunia kerja. Kali ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur telah menyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk gencar-gencarnya menggelar pelatihan kerja.

Diketahui, anggaran sebesar Rp 1 miliar tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2024, yang nantinya akan digunakan untuk enam kegiatan pelatihan meliputi menjahit, las, otomotif, tata boga, tata rias pengantin dan perhotelan. 

Baca juga: Petani Cabai di Ngawi Rugi Besar, Harga Anjlok Diterjang Hujan Deras

Sementara itu, Kabid Tenaga Kerja Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Supriyadi mengungkap, untuk pelaksanaan DPPTK akan bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di wilayah Ngawi. 

"Sasaran pelatihan, buruh pabrik rokok yang memasuki masa pensiun dan masyarakat yang melakukan pemagangan. Waktu 20 hari kerja dan 24 hari kerja," ujarnya, Selasa (13/08/2024).

Baca juga: Wisata Waduk Pondok Ngawi, Simbol Harmoni Antara Alam dan Teknologi

Lebih lanjut, Dia menambahkan, jika saat ini pelatihan masih belum dilakukan karena menunggu pengadaan bahan praktek terlebih dahulu untuk mendukung kegiatan tersebut. 

"Kita targetkan akhir bulan Agustus ini bisa dilaksanakan pelatihan tersebut," pungkasnya.

Baca juga: Srambang Park Ngawi, Surga Alam Pegunungan dengan Air Terjun dan Spot Foto Instagenic

Sebagai informasi, sebelumnya peningkatan kualitas SDM disebut-sebut berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi. Pemkab ingin mengoptimalkan hal tersebut pada 2025.

Dengan meningkatnya kualitas SDM tersebut, perlahan kini investasi di Bumi Orek-orek mulai menggeliat. Hal tersebut perlu segera didongkrak kembali yakni dengan memfasilitasi pelatihan kerja berbasis kompetensi guna memompa denyut perekonomian masyarakat meningkat. ng-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru