SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, telah menganggarkan bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk pengerjaan gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf) dengan nilai pagu Rp 1,2 miliar.
Panggung ekraf ini nantinya akan menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memamerkan dan memasarkan produk mereka, seperti produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bumi Reog.
Baca juga: UMKM Pedagang Es di Banyuwangi Resah, Harga Gelas Plastik Naik Dua Kali Lipat
"Panggung ini kedepannya juga akan menjadi pusat kebudayaan ekonomi kreatif hingga pariwisata di Kabupaten Ponorogo," kata Kepala Disbudparpora Kabupaten Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edhie di Ponorogo, Minggu (01/09/2024).
Pihaknya juga telah mendapat pemenang lelang dengan nilai pengerjaan Rp945 juta atau hemat Rp 300 juta (pagu Rp 1,2 miliar). Meski terjadi penurunan dari pagu, namun untuk desain, ukuran serta spesifikasi dipastikan tidak berubah dari perencanaan awal, yakni memiliki panjang 15 meter dan lebar 15 meter dengan konsep luar ruang.
Baca juga: Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit
"Tetap sama konsepnya tidak berubah. Kalau sisa hasil pagu kembali ke APBN karena memang bantuan Rp 1,2 miliar itu dari APBN," katanya.
Diperkirakan pembangunan panggung kreatif akan selesai dan bisa digunakan oleh masyarakat pada akhir tahun ini, dan diharapkan menjadi sarana baru menyalurkan seni kreatif anak muda di Bumi Reog Ponorogo.
Baca juga: Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri
"Desember sudah bisa digunakan masyarakat, bisa untuk berkesenian, rencananya setiap pekan paling tidak ada satu kegiatan. Ini bagus untuk perputaran ekonomi kreatif," katanya. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu