SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Masih ingat kondisi Jembatan Doplang di Desa Bajang Kec. Balong Kabupaten Ponorogo yang rusak akibat banjir dan ditinjau Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, awal Juli lalu?
Baca juga: Ungkap Korupsi TP DPRD Ponorogo, Jaksa Periksa Sekwan Dan Sita Dokumen BPPKAD
Selang tiga bulan ini, kondisinya kini telah berubah total. Dari jembatan darurat yang hanya beralas bambu, kini menjadi jembatan fisik berkonstruksi beton bertulang.
Jika sebelumnya, lebar jembatan hanya sekitar 2,5 meter, kini telah berubah menjadi 5,6 meter dengan panjang 13,7 meter.
Penggunaan jembatan yang putus akibat luapan banjir, pada 17 Januari 2022 itu telah diresmikan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, Rabu (23/10/2024).
Peresmian jembatan ini ditandai dengan pengguntingan pita dan seremoni sambutan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.
Baca juga: 4 Paket Jalan Senilai 29,7 M Dilelang, BAPAN Minta Warga Ponorogo Ikut Awasi
Hadir dalam peresmian ini, Kalaksa BPBD Kab. Ponorogo Masun, Plt. Kabid RR BPBD Jatim Dhani Aribowo, Tenaga Ahli BPBD Jatim Bige Agus Wahyuono, Kabid RR BPBD Kab. Ponorogo Yudik Asmoro Santo dan kepala desa setempat, Ninik Setyowati.
Dalam sambutannya, Kalaksa Gatot Soebroto menyampaikan terima kasih atas kolaborasi berbagai unsur dalam percepatan pembangunan jembatan ini.
Baginya, kegiatan rekonstruksi jembatan ini sangat penting karena menjadi akses bagi masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, sosial maupun pendidikan.
Baca juga: Terancam Dirumahkan di 2027, Ribuan Guru Honorer Non-Dapodik Gruduk DPRD dan Pemkab Ponorogo
Ia pun berharap, agar masyarakat turut menjaga jembatan ini agar usia pemanfaatannya bisa panjang.
"Semoga jembatan ini berumur panjang dan bermanfaat untuk masyarakat sekitar," harapnya. Lni
Editor : Mariana Setiawati