Desa Wringinputih Jadi Objek Eduwisata-Ekowisata Mangrove Berkelanjutan

surabayapagi.com
Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Banyuwangi jadi kawasan konservasi mangrove berkelanjutan. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Desa Wringinputih di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur membangun kerjasama pengembangan desa wisata berkualitas dengan menjadikannya kawasan konservasi mangrove sekaligus objek eduwisata dan ekowisata berkelanjutan.

Upaya ini mendukung konservasi dan pengembangan wisata berkelanjutan, sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 14: Kehidupan di Bawah Air, dan SDG 15: Kehidupan di Daratan.

Baca juga: Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Kerjasama dalam konservasi tersebut turut melibatkan Universitas Airlangga (Unair) melalui program Airlangga Community Development Hub (ACDH) 2024 berkolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Sehingga diharapkan kolaborasi tersebut menjadi berkelanjutan dan memperkaya keterampilan serta wawasan masyarakat desanya.

"Terima kasih dan semoga ini dapat memperkaya keterampilan serta wawasan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata," jelas Sekretaris Desa Wringinputih Budi Santoso, Jumat (15/11/2024).

Baca juga: Bupati Ipuk Optimis, Momen Ramadhan Dongkrak Perekonomian Rakyat Banyuwangi

Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyuwangi Ainur Rofiq mengaku program tersebut berperan penting dalam mendukung pengembangan potensi wisata edukasi dan ekologi di kawasan Ijen Geopark.

"Saya harap ini juga bisa dilanjutkan dengan kegiatan lain. Seperti penelitian dan pelatihan masyarakat dalam bidang hospitality," katanya.

Baca juga: Perkuat Status Green Card UNESCO, Pemkab Banyuwangi Siapkan Proses Revalidasi Geopark Ijen

Sementara itu, komitmen bersama antara Unair dan Pemkab Banyuwangi tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis produk ACDH Banyuwangi 2024, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Unair dan Ijen UNESCO Global Geopark.

Perjanjian ini bertujuan untuk mereplikasi program serupa di Biosite dan Geosite yang termasuk dalam Ijen UNESCO Global Geopark di Banyuwangi dan Bondowoso guna mendukung konservasi dan pengembangan wisata berkelanjutan. by-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru