Diguyur Hujan Deras, 7 Kelurahan di Kota Madiun Terendam Banjir

surabayapagi.com
Kondisi salah satu kelurahan di Kota Madiun yang banjir diguyur hujan deras. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak tujuh kelurahan di Kota Madiun, Jawa Timur yang berada di dataran rendah dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian 30 centimeter hingga 90 centimeter akibat diguyur hujan deras.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun Noor Aflah mengungkap, jika banjir terjadi karena curah hujan tinggi sejak Sabtu (17/11/2024) sore hingga malam hari sekitar pukul 24.00 WIB.

Baca juga: Berlibur ke Pantai Selatan Lumajang, 10 Orang Dilaporkan Tersambar Petir saat Hujan Deras

"Infonya laporan yang masuk tadi malam ada lima kelurahan (terendam banjir) tapi genangan air tidak merata, namun terpengaruh. Kalau pagi ini infonya tambah dua kelurahan jadi mungkin total tujuh kelurahan. Yang detail mungkin BPBD ya," ujarnya, Senin (18/11/2024).

Diketahui, untuk Kelurahan yang terdampak berada di Kecamatan Manguharjo, Taman, dan Kartoharjo. Di Kecamatan Manguharjo, banjir merendam Kelurahan Nambangan Lor. Sementara di Kecamatan Taman, tiga kelurahan terendam, yaitu Mojorejo, Taman, dan Manisrejo. Di Kecamatan Kartoharjo, dua kelurahan terdampak, yakni Pilangbango dan Klegen.

Baca juga: Fenomena hidrometeorologi: Rumah dan Warung Warga di Malang Tertimpa Pohon Gegara Hujan Angin

Saat ini, kondisi air di kelurahan-kelurahan yang terendam banjir sudah mulai surut, meskipun petugas masih memantau situasi untuk memastikan tidak ada lagi genangan yang berpotensi mengganggu aktivitas warga.

"Yang lima Kelurahan sudah surut karena hanya air lewat. Tapi infonya pagi ini dua Kelurahan baru banjir dini hari tadi," jelas Aflah.

Baca juga: THR ASN Pemkot Madiun Belum Cair Jelang Cuti Bersama, Masih Tunggu Persetujuan Kemendagri

Aflah menambahkan, dua kelurahan yang baru terdampak banjir yakni Kelurahan Tawangrejo dan Kelun dengan ketinggian sekitar 30 centimeter hingga 50 centimeter. Banjir hanya menggenangi jalan. "Hanya menggenangi jalan," papar Aflah. md-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru