SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nio, merek otomotif asal China dilaporkan bakal membawa merek EV terbarunya dengan harga terjangkau yakni Onvo pada tahun depan 2025, dengan peluncuran model pertamanya untuk pasar benua biru, yakni L60, Senin (23/12/2024).
Mobil ini memiliki desain SUV coupe yang khas dan segera dipasarkan di Inggris karena negara ini tidak menerapkan kebijakan tarif impor untuk kendaraan listrik (EV) rakitan China.
Baca juga: Motor Listrik Tanah Air 'ALVA' Kampanyekan 'Tenang Menuju Kemenangan' Jelang Ramadan
Sementara itu, kebijakan yang saat ini diterapkan oleh Uni Eropa (UE) menjadi penghambat Onvo untuk menginjakkan kakinya lebih luas di benua biru. Saat ini, kendaraan listrik Nio dikenakan tarif impor sebesar 31 persen atau naik 10 persen dibandingkan 2023 lalu.
Selain itu, pabrikan juga mengkonfirmasi akan mulai mengekspor mobil Onvo ke pasar Eropa ketika produksinya mencapai 30.000 unit per bulan. Artinya, diperkirakan ekspansi tersebut akan dimulai pada Maret 2025 mendatang
Baca juga: Hanya dalam 3 Hari, Honda Prelude Seharga Nyaris 1 Miliar Ludes Terjual
Sub-brand dari Nio ini akan memasarkan L60 yang memiliki gaya SUV-coupe. Diharapkan mobil ini akan bersaing dengan Tesla Model Y dengan harga lebih terjangkau. Kemungkinan mobil ini bakal ditawarkan senilai 40.000 poundsterling (Rp 818,5 juta) di Inggris
Model L60 diharapkan menjadi opsi yang cocok untuk para konsumen berkeluarga yang menginginkan mobil segmen premium rendah, namun dengan ruang interior, keselamatan, dan kepraktisan kelas atas.
Baca juga: Xpeng Gandeng Voltron Resmikan Stasiun Pengisian Baterai Ultra Cepat Pertama di Tanah Air
Merek tersebut mengklaim model ini memiliki arsitektur listrik 900V yang memiliki kemampuan pengisi daya ultra-fast dengan tiga pilihan baterai dari BYD, yakni menawarkan jarak tempuh 553 km, 730 km, dan 997 km menurut CLTC. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu