Sedekah Bumi di Desa Kedungwonokerto Dimeriahkan Kesenian Wayang Kulit

surabayapagi.com
Tradisi ruwat desa dilestarikan dengan menggelar kesenian wayang kulit, syukuran dan doa bersama di Desa Kedungwonokerto, Sidoarjo. SP/ HIKMAH

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sedekah Bumi adalah salah satu upacara tradisional untuk mengungkapkan rasa syukur kepada sang pencipta. Upacara ini masih banyak kita jumpai pada masyarakat di daerah pedesaan, yang kehidupannya ditopang dari sektor pertanian.

Seperti di Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Sidoarjo. Tradisi ruwat desa dilestarikan dengan menggelar kesenian wayang kulit, syukuran dan doa bersama.

Baca juga: Dedi Irwansyah Dorong Hasil Pajak Kendaraan Bermotor 30% Untuk Bangun Jalan Desa

Kepala Desa Kedungwonokerto, Karmidi mengatakan, sedekah bumi atau disebut dengan ruwat desa ini, merupakan salah satu tradisi desa yang terus dilestarikan. 

Menurutnya, tradisi ini sudah berlangsung sejak turun temurun. Selain sebagai bentuk rasa syukur, dalam tradisi ruwat desa juga diyakini untuk mendapatkan berkah bagi masyarakat desa.

"Sebagai bentuk rasa syukur dan mendapatkan keberkahan di masyarakat," ujarnya, Jumat (14/02/2025).

Baca juga: Posyandu Lansia di Pos Mawar I Bersukaria, Bawa Pulang Sayur Mayur 1 Kresek

Tidak hanya itu, menurut dia, dalam tradisi ruwat desa ini, identik dengan pagelaran wayang kulit. Sebab, wayang kulit juga diyakini sebagai sarana untuk melakonkan cerita sejarah dan mengumpulkan warga untuk mempererat tali persaudaraan dan kekompakan warga untuk guyub rukun.

Baca juga: Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

"Ruwat desa ini juga dilakukan untuk mempererat tali persaudaraan antar warga," ungkapnya

Ia berharap, dalam tradisi sedekah bumi atau ruwat desa ini bisa menjadi makna yang mendalam. Selain mengajarkan rasa syukur, tradisi sedekah bumi juga mengajarkan, bahwa manusia harus hidup guyub rukun antar sesama dan terus melestarikan tradisi yang menjadi kebudayaan nusantara. Man/Hik

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru