Pemkab Jombang Alokasikan Rp 2,1 M untuk Pengadaan Wifi Gratis di Desa

surabayapagi.com
Pengadaan wifi gratis dari Pemkab Jombang ke sejumlah titik Desa hingga kelurahan. SP/ JBG

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang saat ini sedang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar yang bersumber APBD 2025 untuk pengadaan wifi atau akses internet area publik di tiap desa dan kelurahan, sesuai dengan program Bupati Jombang Warsubi.

”Jadi, pagu anggarannya Rp 2,1 miliar,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jombang Endro Wahyudi, Jumat (11/04/2025).

Baca juga: Dongkrak Produksi Pangan, Jombang Ajukan 84 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi untuk Ribuan Petani

Lanjutnya, seluruh desa juga sudah mengirim berkas usulan titik lokasi dipasang wifi. Dan rencananya wifi tersebut dipasang di seluruh desa dan kelurahan di Jombang atau 302 desa dan 4 kelurahan.

”Maret kami sudah sosialisasi ke camat untuk menghimpun data lokasi masing-masing desa. Desa supaya mengajukan titik lokasi penempatan wifi. Jadi dokumen dari desa sudah terkumpul semua, hari ini (kemarin) teman-teman menyusun KAK (kerangka acuan kerja) dan sebagainya,” ujar Endro.

Baca juga: Imbas PHK, Disnaker Jombang Catat 14 Laporan Perselisihan Selama Periode 2025

Rencananya, pengadaan program itu menggunakan e-katalog. Sesuai jadwal, ditarget minggu depan sudah berkontrak dengan penyedia. Dengan begitu, diharapkan 100 hari kerja Bupati Jombang Warsubi dan Wabup Salmanudin Yazid program itu bisa difungsikan di seluruh desa.

”Time line diharapkan minggu ini proses pengadaan dan minggu depan sudah ada kontrak dan pelaksanaan di lapangan. Sehingga Mei ini sudah klir semua,” ujar Endro.

Baca juga: Pemkab Jombang Anggarkan Rp96 Miliar, Fokuskan Perbaikan Jalan 2026

Sesuai perencanaan, kecepatan atau kapasitas internet di tiap desa 100 Mbps (megabit per detik). ”Jadi sama semua, kecepatan di setiap desa 100 Mbps, harapannya dilengkapi atau ada 100 device atau perangkat yang terhubung,” kata Endro.

Sebagai informasi, diketahui sebelumnya, berdasarkan data yang dihimpun, pemkab akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar dengan nama paket belanja penyediaan akses internet area publik desa/kelurahan. Metode pemilihan penyedia menggunakan e-purchasing. jb-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru