Curanmor Berakhir Nahas, Pelaku Tewas Ditembak Usai Lempar Bondet ke Polisi

surabayapagi.com
Jenazah terduga pelaku curanmor saat berada di RS Bhayangkara Polda Jatim. SP/ Achmad AdiĀ 

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Aksi nekat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda empat berakhir tragis. Pria berinisial A (30), warga Dusun Sapu Lantai, Kecamatan Paserpan, Kabupaten Pasuruan, tewas ditembak Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Senin pagi (05/05/2025). Ia dilumpuhkan petugas setelah berusaha menyerang dengan bondet (bom ikan) saat hendak ditangkap.

Penangkapan berlangsung di wilayah Purwosari, Pasuruan. A diketahui merupakan bagian dari komplotan spesialis curanmor mobil. Saat disergap, pelaku justru melakukan perlawanan sengit dan melemparkan bondet ke arah petugas. Polisi pun terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku, yang tewas akibat luka tembak di dada kiri.

Baca juga: Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari laporan masyarakat tentang dugaan pencurian dua unit mobil pick-up di sebuah rumah yang menjadi target komplotan tersebut.

"Setelah mendapat informasi dari masyarakat adanya pelaku di lokasi sasaran pencurian, anggota kami melakukan penyelidikan dan menemukan para pelaku saat hendak beraksi," ungkap AKBP Jumhur.

Baca juga: Polres Gresik dan Polda Jatim Perketat Ramp Check Bus Pariwisata Jelang Lebaran 2026

Satu pelaku berhasil dibekuk di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya kabur, termasuk A yang kemudian ditembak mati dalam pengejaran hingga area persawahan.

"Dalam pengejaran, pelaku A sempat melempar bondet ke arah anggota. Karena membahayakan, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terarah," lanjutnya.

Baca juga: Serangan Balik Politik Lokal? Kuasa Hukum Subandi Resmi Laporkan Rahmat Muhajirin ke Polda Jatim

Dua pelaku lain kini masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi terus memburu mereka guna mengungkap lebih dalam jaringan curanmor ini, yang diduga sering beraksi di berbagai daerah di Jawa Timur.

Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bondet, satu parang, serta empat unit sepeda motor yang digunakan komplotan sebagai sarana kejahatan. Kasus ini masih dikembangkan oleh tim Ditreskrimum Polda Jatim. ad

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru