Lima Pantai di Tulungagung Penuh Sampah Gegara Luapan Sungai Niyama

surabayapagi.com
Kondisi salah satu pantai di Tulungagung yang dipenuhi sampah dari luapan Sungai Niyama beberapa waktu lalu. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung melaporkan adanya lima kawasan wisata pantai di kawasannya yang dipenuhi sampah kiriman dari wilayah hulu. Sampah tersebut masuk muara melalui terowongan lantaran luapan Sungai Niyama.

Sampah yang terbawa arus tersebut akhirnya terdampar di sejumlah pantai, yakni Pantai Niyama, Sidem, Gemah, Bayem, dan Midodaren dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

"Air sungai dari Tulungagung dan Trenggalek bermuara di Sungai Niyama. Saat debit air naik dan terowongan Niyama dibuka, otomatis material sampah ikut terbawa ke pesisir," ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi, Rabu (21/05/2025).

Menurutnya, luapan tersebut dipicu tingginya debit air sungai menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan Tulungagung dan Trenggalek. Air yang meluap lalu masuk ke jaringan Sungai Parit Raya dan Patut Agung menuju bendung Niyama yang ada di wilayah Besuki, Tulungagung.

Baca juga: Momen Istimewa, Taman Safari Prigen Kenalkan 4 Anak Harimau Sumatera

"Sampah yang menumpuk di bibir pantai terdiri atas ranting, batang kayu, hingga limbah rumah tangga," kata Yudha.

DLH Tulungagung telah berkoordinasi dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di masing-masing lokasi untuk membersihkan kelima pantai tersebut. Selain melibatkan Pokdarwis, Perum Jasa Tirta (PJT) selaku pengelola kawasan Sungai Niyama akan membantu mengangkut sampah yang telah dikumpulkan.

Baca juga: TNBTS Temukan Dua cyang Teridentifikasi di Gunung Semeru

"Sejak awal PJT memang sudah berkomitmen membantu proses pengangkutan sampah yang terbawa luapan air," ujarnya.

Tak lupa, pihaknya pun juga mengimbau masyarakat di wilayah hulu agar tidak membuang sampah ke sungai demi menjaga kebersihan kawasan pesisir yang menjadi destinasi wisata unggulan. tl-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru