Meriah dan Penuh Hikmah, Mojokerto Bersholawat Digelar Sambut Hari Jadi ke-107

Reporter : Dwi Agus Susanti
Walikota Ning Ita saat mengikuti Mojokerto Bersholawat sambut HUT Kota Mojokerto ke-107

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto — Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-107, Pemerintah Kota Mojokerto menggelar acara Mojokerto Bersholawat yang berlangsung khidmat di area parkir GOR Seni Majapahit, Jumat malam (13/6).

Baca juga: Ribuan Warga Girang, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD Jelang Puasa

Didominasi kaum hawa, warga Kota Mojokerto hadir memadati lokasi untuk bersatu dalam lantunan salawat, memanjatkan doa bagi keselamatan, kemajuan, dan keberkahan Kota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, atau yang akrab disapa Ning Ita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar batin dalam menyambut hari jadi Kota Mojokerto yang ke-107 di tengah kondisi ekonomi yang saat ini kurang menguntungkan. 

 “Hari ini kita akan bersama-sama bersholawat, dalam rangka memohon dengan doa-doa terbaik kita agar pada saat hari jadi Kota Mojokerto ini, Allah senantiasa melimpahkan rahmat, nikmat, dan keberkahan bagi kota yang kita cintai. Allahumma aamiin,” kata Ning Ita.

Baca juga: Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Ning Ita menegaskan pentingnya tetap optimis di tengah perlambatan ekonomi nasional yang juga berdampak pada Kota Mojokerto, terutama karena dominasi sektor perdagangan dan jasa dalam struktur ekonomi daerah. Ia mengajak masyarakat untuk kembali meneladani semangat kebersamaan yang pernah membawa Mojokerto bangkit pasca pandemi COVID-19.

“Kita telah membuktikan bahwa dengan kekompakan dan sinergi, kita bisa bangkit dari pandemi hanya dalam waktu dua tahun. Maka saat ini pun, saya yakin, masyarakat Mojokerto mampu menghadapi tantangan ekonomi dengan semangat dan kerja sama,” imbuhnya.

Kegiatan Mojokerto Bersholawat dipenuhi suasana religius dengan lantunan salawat bersama dari grup hadrah Liwaul Hamdi, yang memimpin para jamaah melantunkan pujian kepada Rasulullah SAW dengan penuh kekhusyukan. 

Baca juga: 12.149 Pekerja Rentan Dilindungi Jaminan Ketenagakerjaan oleh Pemkot Mojokerto

Selain itu, acara juga diisi dengan tausiah oleh ulama kharismatik Prof. KH. Ali Maschan Moesa yang memberikan nasihat spiritual dan motivasi untuk memperkuat iman serta keteguhan masyarakat menghadapi tantangan zaman. 

Suasana menjadi semakin hangat dan penuh tawa ketika Abah Kirun, seniman senior asal Madiun turut menyampaikan tausiah dengan gaya khasnya yang ringan, jenaka, namun tetap sarat makna dan kebijaksanaan.

Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Mojokerto untuk menyatukan ikhtiar lahir dan batin, menyongsong masa depan yang lebih baik di usia Kota Mojokerto yang semakin matang. Dengan penuh harap, Mojokerto Bersholawat menjadi simbol doa kolektif masyarakat kepada Allah SWT demi Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, berkarakter, sejahtera, dan berkelanjutan. Dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru