SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pemerintah Kota Blitar menanggapi atas aksi penghadangan yang dilakukan sejumlah mahasiswa, saat kunjungan Wapres Gibran pada Rabu (28/6).
Mas Ibin mengingatkan seluruh pihak, mengenai etika menyampaikan aspirasi dan memperhatikan momentumnya.
Baca juga: Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami
Mas Ibin panggilan akrabnya ini menambahkan, bahwa seluruh proses pengamanan selama kunjungan wapres dilakukan secara humanis dan tanpa tindakan represif, termasuk tidak ada penangkapan terhadap mahasiswa yang melakukan aksi penghadangan terhadap rombongan Wapres Gibran, sebaliknya mereka justru diajak berdialog dalam suasana damai.
"Tidak ada penangkapan ya, hanya dihalau ketika akan menerobos barisan kendaraan Wapres, hal itu merupakan upaya pendekatan yang persuasif dan terbuka, kami ajak berdialog, juga makan bersama dan setelah itu dipulangkan. Ini bagian dari semangat demokrasi yang ingin kami rawat di Kota Blitar," terang Mas Ibin pada wartawan, Kamis (19/6) di teras Kantor Pemkot Blitar.
Juga pihaknya memahami bahwa penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara, juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan cara yang bijak terlebih dalam momen penting kunjungan kerja pejabat negara.
“Kita semua sepakat bahwa kritik itu penting, namun marilah kita salurkan dengan cara-cara yang santun dan membangun. Agar tidak menimbulkan kesan yang keliru, terhadap citra Kota Blitar yang selama ini dikenal aman, nyaman, dan terbuka,” tambahnya.
Baca juga: Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta
Wali kota juga menyatakan bahwa kunjungan Wapres Gibran ke Blitar membawa misi positif, termasuk memperkuat kerja sama strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam bidang kesehatan, perdagangan, dan pembangunan sumber daya manusia, juga kunjungannya Wapres memberikan bantuan sejumlah mesin untuk mendukung pengembangan UMKM kendang dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, pemerintah pusat juga akan mengupayakan peningkatan kapasitas dan fasilitas layanan kesehatan, serta memperluas akses perdagangan daerah hingga pasar global.
Perlu diketahui kunjungan Wapres Gibran ke Blitar menjalankan sejumlah agenda penting, seperti ziarah ke Makam Bung Karno, meninjau program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Sukorejo, dan membuka secara resmi Bazar Blitar Djadoel yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno.
"Alhamdulillah, seluruh agenda kunjungan Bapak Wapres berjalan lancar dan kondusif. Ini menunjukkan bahwa Kota Blitar tetap mampu menjadi tuan rumah yang baik, hangat, dan menjunjung tinggi semangat demokrasi serta gotong royong," pungkas Mas Ibin.Les
Baca juga: Kurang Hati-hati, Tangan Karyawan Terjepit di Penggilingan Bakso
Sekaligus Mas Ibin menjelaskan bahwa Kota Blitar siap untuk menyambut tamu-tamu penting dalam waktu dekat, khususnya pada momentum Haul Bung Karno yang akan digelar dalam waktu dekat. Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam agenda tahunan ini.
Untuk itu, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat, perangkat daerah, serta komunitas untuk bersinergi dan berpartisipasi aktif dalam menyambut para tamu dengan baik, hangat, dan nyaman, sebagai bentuk representasi wajah Kota Blitar yang ramah, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Les
Editor : Moch Ilham