SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemkab Mojokerto memberikan perhatian serius terhadap keselamatan dan kesejahteraan para atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur 2025.
Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, seluruh kontingen Kabupaten Mojokerto dipastikan mendapatkan perlindungan dari resiko kecelakaan kerja dan kematian.
Baca juga: Pemkab Mojokerto Perkuat Perlindungan Jamsostek Pekerja Rentan melalui Optimalisasi DBHCHT
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Imam Haryono Safii menyampaikan bahwa perlindungan tersebut berlaku sejak para atlet berangkat dari daerah, selama kegiatan pertandingan, hingga kembali ke rumah masing-masing.
Segala risiko kecelakaan yang terjadi selama masa kegiatan menjadi tanggungan BPJS Ketenagakerjaan, baik untuk pengobatan maupun perawatan sampai sembuh. Jika sampai terjadi musibah meninggal dunia, keluarga juga berhak atas santunan,” ujar Imam.
Baca juga: 12.149 Pekerja Rentan Dilindungi Jaminan Ketenagakerjaan oleh Pemkot Mojokerto
Upaya ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Mojokerto dalam menjamin rasa aman dan perlindungan bagi para atlet. Perlindungan ini diharapkan memberi ketenangan dan semangat lebih bagi atlet untuk bertanding secara maksimal.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto dan Wasnaker Gelar Monev Optimalisasi Jamsostek
Tahun ini, Kabupaten Mojokerto mengirimkan 323 atlet dan 35 official untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) IX Jawa Timur yang akan digelar di Malang Raya, 28 Juni hingga 5 Juli 2025 mendatang.
Langkah proaktif ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, karena memperlihatkan bahwa perhatian terhadap atlet tak hanya sebatas pada prestasi, namun juga perlindungan atas hak dan keselamatannya sebagai pejuang olahraga daerah. Dwi
Editor : Desy Ayu