Hotman Paris Bela Nadiem, Dicemes Menteri Imipas

surabayapagi.com
Nadiem Makarim usai diperiksa oleh penyidik Kejagung.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Advokat senior Hotman Paris, yang membela mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, dicemes Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto.

Ini bermula saat Hotman Paris, menyebut kliennya belum diberi informasi terkait pencegahannya ke luar negeri.

Baca juga: Nadiem Makin Tersudutkan oleh Eks Bawahannya

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, langsung menjawab.

"Kita cekal (cegah-tangkal) sesuai permintaan dari APH (aparat penegak hukum)," kata Agus kepada wartawan, Sabtu (28/6/2025).

Menteri Agus menegaskan pihaknya tidak memiliki kewajiban untuk memberitahukan kepada pihak-pihak yang dicekal Imigrasi.

"Nggak ada kewajiban kita untuk memberitahukan kepada yang bersangkutan," tegasnya.

Baca juga: Eks Menteri Pendidikan, Samarkan Uang Korupsi, Canggih

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Agung (Kejagung) mencegah Nadiem Makarim untuk bepergian ke luar negeri. Ia dicegah sampai 6 bulan ke depan.

"Iya (dicegah ke luar negeri). Sejak 19 Juni 2025 untuk enam bulan ke depan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar, dilansir Antara, Jumat (27/6).

Harli mengatakan Nadiem Makarim dicegah ke luar negeri demi memperlancar proses penyidikan terkait kasus dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek pada 2019-2022.

Baca juga: Jaksa Duga Korupsi Nadiem White Collar Crime 

Kuasa hukum Nadiem Makarim, Hotman Paris, merespons kabar Kejagung mencegah kliennya bepergian ke luar negeri selama 6 bulan. Hotman memastikan Nadiem Makarim belum diberi informasi mengenai pencegahan itu oleh Kejagung.

"Klien (Nadiem Makarim) belum tahu apa pun," kata Hotman Paris saat dihubungi, Jumat (27/6).

Hotman menegaskan Kejagung belum menginformasikan ini kepada pihaknya. Dia juga menyebut saat ini Nadiem Makarim hanya menunggu perkembangan setelah kabar pencekalan tersebut. n jk/rmc

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru