SURABAYAPAGI.com, Batu - Petani bunga hortensia di Kota Batu, Jawa Timur meringis imbas cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir. Pasalnya, imbas fenonema tersebut dapat memicu gagal panen.
Imbas cuaca ekstrem dan kurangnya sinar matahari membuat
Terancamnya gagal panen budidaya bunga hortensia tersebut lantaran cuaca ekstrem dan kurangnya sinar matahari yang membuat bunga tersebut layu hingga gagal mekar sempurna.
Baca juga: BMKG, Ingatkan Bediding Saat ini Hingga September
Seperti yang terjadi di Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Bunga hortensia milik petani terlihat banyak yang warnanya berubah kecokelatan, layu, hingga rontok.
Baca juga: Peternak di Kota Batu Hadapi Krisis Bahan Baku Ekstrem hingga Harga Telur Anjlok
"Karena kurang matahari, bunga jadi rusak dan banyak yang nggak mekar sempurna," ungkap salah satu petani hortensia di Tulungrejo, Rosiati, Senin (14/07/2025).
Lebih lanjut, selain berdampak pada kualitas bunga, cuaca buruk yang melanda Kota Batu selama beberapa waktu terakhir juga berdampak pada pembengkakan biaya perawatan tanaman.
Baca juga: BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Tertinggi di Surabaya Terjadi Sampai 18 Juni
"Biasanya kami mengirim hasil panen bunga hortensia ini ke berbagai daerah. Seperti ke Surabaya, Semarang hingga Jakarta," tandasnya. bt-01/dsy
Editor : Desy Ayu