SURABAYAPAGI.com, Batu - Petani bunga hortensia di Kota Batu, Jawa Timur meringis imbas cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir. Pasalnya, imbas fenonema tersebut dapat memicu gagal panen.
Imbas cuaca ekstrem dan kurangnya sinar matahari membuat
Terancamnya gagal panen budidaya bunga hortensia tersebut lantaran cuaca ekstrem dan kurangnya sinar matahari yang membuat bunga tersebut layu hingga gagal mekar sempurna.
Baca juga: Diterjang Hujan Angin Kencang di Malang, BPBD: 12 Pohon Tumbang hingga 8 Atap Rumah Warga Rusak
Seperti yang terjadi di Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Bunga hortensia milik petani terlihat banyak yang warnanya berubah kecokelatan, layu, hingga rontok.
Baca juga: Hujan Angin Kencang, Dinas PUPR Jombang Gencarkan Pemangkasan di Titik Rawan Pohon Tumbang
"Karena kurang matahari, bunga jadi rusak dan banyak yang nggak mekar sempurna," ungkap salah satu petani hortensia di Tulungrejo, Rosiati, Senin (14/07/2025).
Lebih lanjut, selain berdampak pada kualitas bunga, cuaca buruk yang melanda Kota Batu selama beberapa waktu terakhir juga berdampak pada pembengkakan biaya perawatan tanaman.
Baca juga: Fenomena hidrometeorologi: Rumah dan Warung Warga di Malang Tertimpa Pohon Gegara Hujan Angin
"Biasanya kami mengirim hasil panen bunga hortensia ini ke berbagai daerah. Seperti ke Surabaya, Semarang hingga Jakarta," tandasnya. bt-01/dsy
Editor : Desy Ayu