SURABAYAPAGI.com, Batu - Petani bunga hortensia di Kota Batu, Jawa Timur meringis imbas cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir. Pasalnya, imbas fenonema tersebut dapat memicu gagal panen.
Imbas cuaca ekstrem dan kurangnya sinar matahari membuat
Terancamnya gagal panen budidaya bunga hortensia tersebut lantaran cuaca ekstrem dan kurangnya sinar matahari yang membuat bunga tersebut layu hingga gagal mekar sempurna.
Baca juga: Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas
Seperti yang terjadi di Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Bunga hortensia milik petani terlihat banyak yang warnanya berubah kecokelatan, layu, hingga rontok.
Baca juga: Proses Jemur Brem di Madiun Terhambat, Produksi Banyak Andalkan Oven
"Karena kurang matahari, bunga jadi rusak dan banyak yang nggak mekar sempurna," ungkap salah satu petani hortensia di Tulungrejo, Rosiati, Senin (14/07/2025).
Lebih lanjut, selain berdampak pada kualitas bunga, cuaca buruk yang melanda Kota Batu selama beberapa waktu terakhir juga berdampak pada pembengkakan biaya perawatan tanaman.
Baca juga: Terdampak Tanah Longsor, BPBD Situbondo Catat Dua Rumah Warga Rusak Parah
"Biasanya kami mengirim hasil panen bunga hortensia ini ke berbagai daerah. Seperti ke Surabaya, Semarang hingga Jakarta," tandasnya. bt-01/dsy
Editor : Desy Ayu