SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dalam upaya mendukung program ASTACITA dan memperkuat ketahanan pangan lokal, Lapas Blitar terus memaksimalkan pemanfaatan lahan melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Lapas Blitar saat ini memiliki dua lahan SAE yang dikelola secara produktif oleh warga binaan. Di area relokasi lapas blitar yang baru, lahan ditanami komoditas padi dan jagung, yang telah berhasil dipanen pada April lalu. Sementara itu, di lahan sempit area brandgang, pembudidayaan ikan lele, nila, serta sayuran seperti terong dan sawi juga menunjukkan hasil menggembirakan.
Baca juga: Jelang HUT Kemerdekaan RI Ke 80, Lapas Klas IIB Blitar Usulkan Remisi Ratusan WBP
Baca juga: Over Kapasitas, 9 WBP Lapas Kelas II Blitar Ditransfer ke Lapas Porong dan Lapas Jombang
Panen sayuran dan ikan budidaya di SAE Brandgang Lapas Blitar dilaksanakan pada Rabu (22/07) dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jatim, Kadiyono, didampingi Kalapas Blitar Romi Novitrion dan Kabid Pembimbing Kemasyarakatan.
Baca juga: WBP Lapas Kelas IIB Blitar Lakukan Aktivitas Keagamaan Selama Ramadhan
Optimalisasi lahan sempit menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk menciptakan kebermanfaatan. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi media pembinaan keterampilan dan kemandirian bagi warga binaan. Les
Editor : Moch Ilham