Pasuruan Street Art Carnival 2025, Jadi Momentum Dongkrak Ekonomi Kreatif

surabayapagi.com
emeriahan Pasuruan Street Art Carnival 2025 bertema 'The Exotica of Indonesian Folklore' ini berhasil memukau masyarakat. SP/ PSR

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menggelar karnaval sebagai bentuk identitas budaya lokal dengan memeriahkan Pasuruan Street Art Carnival 2025 bertemakan 'The Exotica of Indonesian Folklore', yang diikuti 34 kelurahan.

Perhelatan budaya bertema 'The Exotica of Indonesian Folklore' ini berhasil memukau masyarakat. Gelaran tersebut berangkat dari Stadion Untung Suropati, Jalan Pahlawan, Rabu (17/09/2025) siang. Sepanjang jalur, jalan-jalan utama kota hingga finish di GOR Untung Suropati, Jalan Sultan Agung, dipadati penonton yang antusias.

Baca juga: Lewat Kerajinan Keset dari Kain Perca, Pemkot Pasuruan Komitmen Berdayakan Penyandang Disabilitas

Berbagai atraksi serta 12 mobil hias yang menambah semarak suasana. Beragam penampilan mulai dari parade kostum megah, tari tradisional, hingga pertunjukan musik jalanan berhasil memukau warga.

Lebih lanjut, Wali Kota Adi Wibowo mengatakan karnaval bukan sekadar hiburan tahunan. Tetapi juga momentum memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Kota Pasuruan.

Baca juga: Pemerintah Kota Pasuruan melalui Satpol PP Sosialisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau

"Acara ini menjadi sarana memperkaya khazanah seni budaya sekaligus menumbuhkan ekonomi kreatif di Kota Pasuruan. Melalui karnaval ini, kita ingin memberi ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berkreasi dan berekspresi," jelasnya, Kamis (18/09/2025).

Diketahui, kegiatan tersebut wujud kolaborasi Pemerintah Kota dengan masyarakat melalui kelurahan, ditambah dukungan dari BUMN, BUMD, dan seluruh stakeholder. Sekaligus sebagai ajang bahwa Kota Pasuruan memiliki banyak potensi yang perlu terus ditampilkan.

Baca juga: Forkopimda dan Beberapa Lembaga Tandatangani Deklarasi Merajut Persatuan Jogo Kota Pasuruan

"Potensi dan talenta masyarakat Kota Pasuruan ibarat mutiara. Mutiara akan semakin berharga bila dimunculkan dan diperlihatkan. Melalui karnaval ini, karya-karya lokal dapat dikenal lebih luas," tuturnya. ps-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru