SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasus keracunan yang dialami anak sekolah, menurut saya tidak sesuai dengan spirit pemenuhan hak asasi anak.
Alkitab menggambarkan betapa berharganya anak di mata Tuhan. Sebagai umat-Nya, kita juga dipanggil untuk menganggap anak sebagai anugerah yang berharga dalam hidup kita.
Baca juga: Yakobus 4:7
Karena itu kita dituntun oleh Alkitab tentang anak dan hak-haknya.
Dari Kejadian hingga Wahyu, Alkitab menggambarkan betapa berharganya anak di mata Tuhan. Sebagai umat-Nya, kita juga dipanggil untuk menganggap anak sebagai anugerah yang berharga dalam hidup kita.
Karena itu kita dianjurkan memahami 9 ayat Alkitab yang berbicara tentang anak dan hak-haknya.
1. Anak adalah Berkat.
Salah satu ayat Alkitab yang mencatat bahwa anak adalah berkat tertulis dalam Mazmur 127:3-5, 'Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah. Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.'
2. Melindungi Anak-anak.
Tuhan sangat prihatin dengan kesejahteraan mereka, dan sebagai umat-Nya, kita dituntut untuk melindungi hak-hak dan kebutuhan mereka.
Matius 18:10, 'Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.'
Baca juga: Legislator Golkar, Masih Kritik MBG
Amsal 13:22, 'Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar.'
Yakobus 1:27, 'Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.'
3. Didiklah Anak-anak dengan Kasih.
Ulangan 6:6-7, 'Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.'
Markus 10:13-16, 'Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: 'Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.' Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.'
Baca juga: Tahun Baru Masehi
Amsal 13:24, 'Siapa tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya.'
4. Anak adalah Karunia dari Tuhan.
Ketika Yesus memperhatikan anak-anak dalam Lukas 18:15-17, 'Maka datanglah orang-orang membawa anak-anaknya yang kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka. Melihat itu murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus memanggil mereka dan berkata: 'Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku, dan jangan kamu menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.'
Alkitab juga menyatakan bahwa anak cucu adalah mahkota bagi orang tua, seperti yang tertulis dalam Amsal 17:6, 'Mahkota orang-orang tua adalah anak cucu dan kehormatan anak-anak ialah nenek moyang mereka.' (Maria Sari)
Editor : Moch Ilham