Diduga Keracunan MBG, 24 Siswa SD Tulungagung Alami Pusing dan Mual

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah pelajar SD Negeri 3 Bungur menjalani perawatan medis di Puskesmas Bungur, Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Sejumlah pelajar SD Negeri 3 Bungur menjalani perawatan medis di Puskesmas Bungur, Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Program makanan bergizi gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto memang menuai pro kontra. Salah satunya, sebanyak puluhan pelajar SD Negeri 3 Bungur, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur diduga mengalami keracunan setelah pada Selasa pagi kemarin.

Diketahui, sebanyak 24 siswa mengeluhkan gejala pusing, mual, dan mulas sekitar 20–30 menit setelah mengonsumsi MBG yang diterima sekolah pada pukul 07.30 WIB, untuk dibagikan kepada 76 siswa dan 13 guru.

"Total ada 24 siswa yang mengalami keluhan dan langsung kami bawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis," jelas Kepala SD Negeri 3 Bungur Andri Susanto, Rabu (11/02/2026).

Sebelum dibagikan, sejumlah guru telah mencicipi menu MBG dan menilai makanan tersebut dalam kondisi aman. Namun, setelah dikonsumsi siswa, sebagian pelajar mengeluhkan gejala tidak nyaman.

Diketahui, SD Negeri 3 Bungur baru menerima layanan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bungur sejak pertengahan Januari 2026 atau belum genap satu bulan sebelum insiden tersebut terjadi. Berdasarkan keterangan siswa, lauk berupa ayam suwir dan oseng kacang panjang mengeluarkan bau tidak sedap dan berlendir.

Setelah kejadian, pihak sekolah memulangkan siswa lebih awal dan menghentikan kegiatan belajar mengajar untuk sementara pada hari itu guna memastikan kondisi kesehatan siswa.

"Kami terus memantau kondisi siswa, termasuk yang sempat pulang lebih dulu. Jika ada keluhan lanjutan, langsung kami rujuk ke fasilitas kesehatan," ujarnya.

Dan hingga Selasa siang, seluruh siswa yang mengalami keluhan masih dalam pemantauan pihak sekolah dan tenaga kesehatan, sedangkan penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Sempat Absen, Festival Reog Ponorogo Kembali Masuk Jajaran Unggul KEN 2026

Sempat Absen, Festival Reog Ponorogo Kembali Masuk Jajaran Unggul KEN 2026

Rabu, 11 Feb 2026 12:53 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) yang sebelumnya sempat absen pada 2025, kini festival tersebut kembali masuk dalam jajaran…

Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Rabu, 11 Feb 2026 10:16 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur Multazamudz Dzikri mengungkapkan lemahnya pembangunan dan pengelolaan sungai yang menjadi kewenangan P…

Klaim Telah Urus Izin Tapi di SIMBG Masih Zonk, Pengelola Zam-Zam Residence "Berbohong"...?

Klaim Telah Urus Izin Tapi di SIMBG Masih Zonk, Pengelola Zam-Zam Residence "Berbohong"...?

Rabu, 11 Feb 2026 10:00 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebelumnya PT Zam-Zam pengembang perumahan Grand Zam-Zam Residence mengklaim telah mengurus izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)…

Permainan Jalur Merah di BC, Getarkan Menteri UMKM

Permainan Jalur Merah di BC, Getarkan Menteri UMKM

Selasa, 10 Feb 2026 20:09 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:09 WIB

KPK Telisik Importir yang Gunakan Jasa Kargo PT Blueray untuk Loloskan Barang KW, Palsu hingga Ilegal     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hingga Selasa (10/2), K…

Bikin Proyek Fiktif, Bos PT Dana Syariah Indonesia Ditahan Bareskrim

Bikin Proyek Fiktif, Bos PT Dana Syariah Indonesia Ditahan Bareskrim

Selasa, 10 Feb 2026 20:05 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri menahan Direktur Utama PT Dana Syariah dua tersangka terkait kasus dugaan fraud PT Dana Syariah Indonesia (DSI).…

Bahan Alam Dicampur Kimia Ditemukan BPOM

Bahan Alam Dicampur Kimia Ditemukan BPOM

Selasa, 10 Feb 2026 20:01 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - 41 Obat bahan alam (OBA) dicampur bahan kimia obat (BKO) ditemukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sepanjang November hingga…