Kasih Karunia

Guru Kristen

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Membaca aksi demo guru madrasah di Jakarta, pekan lalu, saya trenyuh. Gajinya yang kecil mau diperjuangkan bersama ke Presiden. Puji Tuhan .

Menurut Alkitab, peran guru adalah panggilan ilahi yang memerlukan tanggung jawab besar.

Baca juga: Yakobus 4:7

Tanggung jawab untuk mengajar orang lain dan membimbing mereka membutuhkan kehati-hatian, seperti yang diingatkan oleh Yakobus (Yakobus 3:1).

Peran guru dilihat sebagai karunia rohani bagi gereja, sebagaimana disebutkan dalam Roma 12:7.

Yesus sendiri adalah guru yang paling agung, mengajarkan bukan hanya doktrin tetapi juga melalui teladan hidup-Nya. Ketenangan dan kedewasaan rohani adalah tujuan utama dari pengajaran-Nya.

Guru harus menjalani hidup yang mencerminkan kebenaran yang mereka ajarkan. Yesus adalah teladan utama karena Ia sempurna dan ajaran-Nya berpusat pada diri-Nya sebagai kebenaran.

Guru Kristen dalam menjalankan tugas dan profesinya  tidaklah mudah, karena harus mendidikan seseorang menjadi pribadi yang menjunjung tinggi  nilai  moral, sosial maupun spiritual. Guru secara persfektif alkitab merupakan sebuah panggilan Allah, guru bertanggungjawab memastikan melakukan firman Tuhan, guru memotivasi untuk setia pada Tuhan, guru bertanggungjawab memperlengkapi muridnya dengan hikmat Allah.

Baca juga: Tahun Baru Masehi

Guru bertanggungjawab menanamkan nilai-nilai moral kepada muridnya, guru berperan dalam meningkatkan SDM muridnya, mendewasakan iman, menjaga integritas dan menciptakan manusia yang beradap.

Guru tanpa keteladanan yang baik dan benar akan berdampak baik langsung maupun tidak langsung pada rusaknya perilaku peserta didik yang beraktifitas bersamanya di lingkungan sekolah. Guru sebagai public figure di lingkungan sekolah yang juga berpengaruh kuat dalam pembentukan karakter peserta didik selama menjalani proses pendidikan sehingga sangat penting ketika menjaga keseluruhan perilaku hidupnya untuk sesuai dengan nilai-nilai Kristiani.

Tugas guru, dalam Alkitab memastikan mereka memahami dan mengajarkan kehendak Tuhan, serta menuntun orang lain untuk berjalan dalam kehendak-Nya.

Baca juga: Dekorasi Rumah Jelang Natal

Guru bertanggung jawab untuk mendidik dan mendisiplin mereka yang belum dewasa secara rohani atau kurang memiliki pengetahuan.

Guru bertugas memperlengkapi peserta didiknya dengan hikmat ilahi dan menanamkan nilai-nilai moral Alkitabiah.

Hal yang saya sadari, seorang guru menciptakan lingkungan di mana orang lain belajar, tumbuh, dan dapat menerapkan apa yang mereka pelajari untuk melakukan kebenaran. (Maria Sari)

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru