Minimalisir Gagal Landing, Bandara Banyuwangi Pasang Sistem Navigasi Baru

surabayapagi.com
Foto udara. Bandara Blimbingsari Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Demi menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang, Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) akan memasang sistem navigasi modern di Bandara Banyuwangi untuk meminimalisir gagal landing.

Sistem tersebut berupa Instrument Landing System (ILS) dan Doppler Very High Frekuensi Omni-directional Range (DVOR). Dan terkait rencana pemasangan sistem navigasi modern tersebut bertujuan untuk meningkatkan layanan navigasi penerbangan di Bandara Banyuwangi. 

Baca juga: Lewat Project STOP, Kolaborasi Banyuwangi dan Korporasi Austria Siap Bangun TPS3R Berkapasitas 160 ton per Hari

Untuk pemasangan sistem navigasi modern tersebut membantu pesawat udara mendarat dengan lebih tepat di tengah landasan pacu (runway), terutama saat kondisi jarak pandang rendah (low visibility). Sementara DVOR (Doppler Very High Frekuensi Omni-directional Range), berfungsi untuk menuntun pesawat menuju arah bandara.

"Sistem navigasi ini akan lebih memaksimalkan keselamatan penerbangan di Bandara Banyuwangi. Karena dengan alat ini kemungkinan gagal landing itu kecil, bahkan dalam kondisi cuaca kurang baik sekalipun,” ujar Direktur Utama Airnav Indonesia, Capt. Avrianto Suratno, Selasa (11/11/2025).

Baca juga: Lewat Program Jemput Bola, Pemkab Banyuwangi Komitmen Layani Kesehatan Lansia di Rumah

Manager Fasilitas Teknik Airnav Cabang Surabaya, An Naufal, mengatakan ada tiga komponen yang akan dipasang dalam sistem ILS. Yaitu Localizer yang berfungsi memberikan informasi titik tengah runway, Glide Path yang memberikan informasi sudut pendaratan 3 derajat, serta Middle Mark untuk menentukan jarak pesawat.

“Ini akan menjadi daya tarik bagi maskapai untuk masuk ke Bandara Banyuwangi,” ujarnya.

Baca juga: Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Adanya sistem navigasi moderen tersebut akan mendukung pengembangan Bandara Banyuwangi sekaligus mendukung pembelajaran dan pelatihan siswa sekolah pilot di Banyuwangi, yakni Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi, dan Bali International Flight Academy (BIFA) Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendukung penuh rencana pemasangan sistem navigasi udara modern tersebut di Bandara Banyuwangi. Lantaran. peningkatan fasilitas navigasi ini diharapkan menjadikan Bandara Banyuwangi sebagai salah satu bandara terbaik di kawasan timur Jawa, sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai destinasi wisata dan pendidikan penerbangan yang unggul. Sehingga, kian banyak maskapai yang tertarik untuk membuka rute penerbangan di bandara Banyuwangi. by-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru