SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), angka produksi Fuso tercatat sebanyak 20.869 unit pada Januari-Oktober 2025, dan tak ada angka ekspor.
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) masih fokus melayani pasar domestik terlebih dahulu dan belum melakukan ekspor hingga bulan Juli ini. "Kami ini melayani pasar domestik masih kewalahan, dan masih fokus pasar domestik dahulu," jelas Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Aji Jaya, Jumat (14/11/2025).
Baca juga: Pabrikan Mobil asal Jepang di RI, Belum Sepenuhnya Gunakan Robot
Meski demikian, seiring dengan pertumbuhan pasar, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan menjajaki peluang di pasar ekspor ke depannya. Jadi, meski masih fokus dengan pasar lokal Fuso tak menampik kemungkinan untuk ekspor kendaraan niaga di masa mendatang.
Baca juga: Honda Luncurkan Skuter Matic di China
"Sebenarnya tahun 2024 itu telah melakukan ekspor ke negara Fiji di kawasan Oseania, tapi itu hanya untuk uji coba," tambahnya.
Baca juga: Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta
Perlu diketahui, dua tahun lalu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meminta Fuso agar menjajaki pasar ekspor khususnya ke pasar Asean dan Australia. Sehingga, Kemenperin menilai ekspor Fuso ke Australia akan lebih menguntungkan bila dilakukan dari pabrik Indonesia dibandingkan dari Jepang. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu