Diklaim Mampu Tempuh 1.000 Km, Dongfeng Siap Kembangkan Baterai Solid-State

surabayapagi.com
Dongfeng memamerkan platform baru di konferensi 2025. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Salah satu pabrikan asal China, Dongfeng Automobile kembali jadi sorotan dunia otomotif lantaran tengah mengembangkan baterai solid-state dengan kepadatan energi baterai solid-state hingga 350 Wh/kg. Di mana, baterai ini diklaim mampu memberikan jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer.

Menurut keterangan perusahaan, baterai ini mengusung struktur multi-komponen yang memadukan katoda ternary berkapasitas tinggi, anoda silikon-karbon, dan elektrolit padat berbasis polimer oksida dan akan dijadwalkan siap diproduksi pada September 2026. 

Baca juga: Motor Listrik Tanah Air 'ALVA' Kampanyekan 'Tenang Menuju Kemenangan' Jelang Ramadan

Menariknya, pada suhu minus 30 derajat celsius, baterai mampu mempertahankan lebih dari 72 persen energi, yang mana lebih tinggi dibandingkan baterai cair konvensional. Baterai ini juga lulus uji keamanan ruang termal pada suhu 170 derajat celcius, melampaui standar nasional 130 derajat celcius, Minggu (16/11/2025).

Baca juga: Hanya dalam 3 Hari, Honda Prelude Seharga Nyaris 1 Miliar Ludes Terjual

Lebih lanjut, Dongfeng juga memperkenalkan platform kendaraan listrik terbaru yang dirancang khusus untuk mendukung baterai ini. Adapun untuk  pengisian diperkirakan dapat menambah jarak tempuh sekitar 2,5 kilometer per detik dan mencapai 450 kilometer hanya dalam 5 menit pengisian. 

Semenatra dari aspek keselamatan, Dongfeng menyatakan bahwa baterai solid-state ini telah melalui uji ruang termal, melampaui standar nasional China. Platform tersebut juga dirancang untuk mendukung motor kecepatan 30.000 rpm, pemantauan pelarian panas selama 48 jam, serta perlindungan tabrakan baterai hingga 1.500 joule.

Baca juga: Xpeng Gandeng Voltron Resmikan Stasiun Pengisian Baterai Ultra Cepat Pertama di Tanah Air

Selain itu, Dongfeng tengah menyiapkan varian baterai solid-state berkemampuan pengisian lebih cepat yang ditargetkan terintegrasi ke kendaraan pada akhir 2027. Perusahaan juga mulai meneliti baterai solid-state berbasis sulfida dengan densitas energi yang ditingkatkan hingga 500 Wh/kg. jk-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru