Cegah Radikalisme Sejak Dini, Pemkot Probolinggo Bekali DWP di Lingkup Kota

surabayapagi.com
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo menggelar kegiatan Fasilitasi Pendidikan Politik dan Sosialisasi Pencegahan Radikalisme yang diikuti anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP). SP/ PRB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mencegah serta menangkal radikalisme sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) membekali Dharma Wanita Persatuan (DWP) di lingkungan Kota.

Sekretaris Bakesbangpol Kota Probolinggo Andre Nirwana Kusuma mengungkap, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 75 anggota DWP aktif di lingkungan Kota Probolinggo mengikuti Fasilitasi Pendidikan Politik dan Sosialisasi Pencegahan Radikalisme di kota setempat, Senin.

Baca juga: Tekan Lonjakan Inflasi, Pemkot Probolinggo Gelar GPM di 5 Kecamatan

"Acara itu menjadi wadah peningkatan wawasan bagi para peserta mengenai pendidikan politik serta upaya menangkal paham radikalisme sejak dini," jelasnya, Selasa (18/11/2025).

Lebih lanjut, menurutnya, kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran masyarakat tentang demokrasi yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Baca juga: Pemkot Probolinggo Resmikan Gerebek Patra, Ajak Warga Tingkatkan Ekonomi Lokal

Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan tersebut khususnya bagi kaum ibu sebagai garda terdepan pembentukan karakter generasi muda. Hal itu lantaran arus informasi digital yang begitu cepat memungkinkan paham radikalisme masuk bahkan dari dalam rumah.

"Kenapa pesertanya adalah ibu-ibu? Karena ibu-ibu adalah madrasah pertama dalam keluarga. Dari ibu dapat lahir generasi-generasi berprestasi. Namun dengan kecanggihan teknologi saat ini, tidak mudah melakukan intervensi secara langsung," kata Ina.

Baca juga: Pemkot Probolinggo Dongkrak Perluasan Pemasaran Produk Batik Lokal

Sehingga penting adanya peran keluarga menjadi sangat penting sebagai benteng pertama pencegahan penyebaran paham yang menginginkan perubahan drastis dengan cara-cara kekerasan.

Saat ini, Pemerintah Kota Probolinggo, juga terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap etika politik agar partisipasi politik warga dapat berjalan secara dewasa, santun dan berbudaya, dengan mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif menyebarkan pemahaman yang benar kepada keluarga dan lingkungan sekitar. pr-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru