Pemkot Probolinggo Dongkrak Perluasan Pemasaran Produk Batik Lokal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Sentra produksi batik lokal di Kota Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB
Ilustrasi. Sentra produksi batik lokal di Kota Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo, Jawa Timur sedang fokus mendorong perluasan pemasaran produk batik lokal dengan salah satunya mengembangkan produk-produk asli Kota Probolinggo. Di Galeri Day Art Batik.

Hal itu disampaikan Wali Kota Probolinggo, Jawa Timur, Aminuddin di sela-sela kegiatannya berkantor di Kelurahan Triwung Lor, sembari berbincang dengan pemilik usaha mengenai peluang kerja sama untuk pengembangan usaha batik ke depan.

"Kami ingin mengembangkan produk-produk asli Kota Probolinggo. Di Galeri Day Art Batik merupakan salah satu produksi dari batik Kota Probolinggo dengan prestasi yang sudah segudang juga, kalau tidak difasilitasi khususnya bidang pemasaran, maka kemajuannya kurang begitu menggembirakan," kata Aminuddin, Selasa (15/04/2025).

Kegiatan tersebut akan gencar dilakukan melalui kebijakan penggunaan batik khas Kota Probolinggo dalam berbagai agenda resmi pemerintah daerah. Bahkan, Pemkot Probolinggo akan membuat kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan penggunaan batik, termasuk acara-acara. 

"Ibu Ketua Tim Penggerak PKK akan menggelar acara Line Dance tingkat nasional berbusana batik, batik khas Kota Probolinggo, nah itu salah satu terobosan ke depan," tuturnya.

Sementara itu pemilik Galeri Day Art Batik, Friday Purnama Sari menyambut baik kunjungan Wali Kota Probolinggo dan berharap karyanya dapat menjadi bagian dari seragam resmi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Probolinggo sekaligus berkolaborasi dalam setiap agenda promosi pariwisata daerah.

"Seperti yang sudah-sudah untuk pengadaan seragam ASN di Kota Probolinggo, terus kolaborasi di bidang pariwisata. Kalau misalnya ada kapal pesiar yang datang di Kota Probolinggo maka diharapkan kunjungan ke tempat-tempat sentra batik, kemudian diberikan edukasi bagaimana membuat batik itu," katanya. pr-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…