Walikota Ning Ita Serentak Kukuhkan Bunda Paud se-Kota Mojokerto

Reporter : Dwi Agus Susanti
Ning Ita saat pengukuhan Bunda Paud Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Mojokerto masa bakti 2025–2030. SP/ DWI

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan  bahwa Bunda PAUD memiliki peran sangat strategis dalam pembangunan jangka panjang. Menurutnya, peran ini sejalan dengan arah pembangunan nasional maupun daerah. 

Hal tersebut ia sampaikan saat pengukuhan Bunda Paud Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Mojokerto masa bakti 2025–2030 yang berlangsung di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto pada Selasa (25/11/2025).

Baca juga: Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

“Peran Bunda PAUD selaras dengan pembangunan nasional, pembangunan Provinsi Jawa Timur melalui Nawa Bhakti Satya, serta pembangunan Kota Mojokerto melalui Panca Cita,” tegas Wali Kota sekaligus Bunda PAUD Kota Mojokerto ini.

Ia menjelaskan bahwa pada Asta Cita Presiden Prabowo, Bunda Paud turut mendukung cita keempat, yakni memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan. 

Kemudian pada Nawa Bhakti Satya Jawa Timur, dukungan mengarah pada program Jatim Cerdas, yakni peningkatan kualitas SDM melalui akses pendidikan yang merata. Sementara pada Panca Cita Kota Mojokerto, peran PAUD berkorelasi dengan cita pertama, peningkatan SDM berkarakter, unggul, dan berdaya saing melalui pemerataan pendidikan.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Tekankan Musrenbang Kelurahan sebagai Arah Pemanfaatan Anggaran

Lebih jauh, Perempuan yang akrab dipanggil Ning Ita ini menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pondasi emas menuju Indonesia Emas 2045.

“Indonesia Emas adalah cita-cita besar untuk menjadi 10 besar negara maju di dunia. Kuncinya ada pada kualitas SDM. Untuk itu dibutuhkan komitmen para Bunda PAUD untuk meletakkan pondasi emas bagi calon pemimpin bangsa,” tuturnya.

Kepada para Bunda PAUD, ia juga mengingatkan bahwa substansi terbesar PAUD bukanlah mengejar target akademik, melainkan membentuk anak yang bahagia, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, anak-anak saat ini tumbuh dalam ekosistem digital yang penuh tantangan.

Baca juga: 1.116 PPPK Paruh Waktu Kota Mojokerto Ikuti Pembekalan Tahun 2026

“Tantangan kita bukan hanya kesiapan SDM, tetapi juga kemampuan adaptif terhadap teknologi yang sangat cepat. Karena itu, orang tua dan pendidik perlu membekali anak dengan literasi yang benar, kecerdasan digital, serta karakter yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif di dunia maya,” imbuhnya. 

“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab bersama, terutama para Bunda PAUD, untuk memastikan pondasi anak-anak kita kuat, bahagia, berkarakter, dan siap menjadi generasi unggul,” tutup Ning Ita.

Pengukuhan ini sekaligus menjadi langkah awal penguatan peran Bunda PAUD dalam mendukung layanan PAUD berkualitas dan mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. dwi

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru