Ikuti Giat Kesenian Tiban, Pria di Blitar Terjatuh Timpa Potongan Kayu, Tewas di Tempat

Reporter : Lestariyono Blitar
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Para pengunjung giat Kesenian Tiban di Desa Kedungwungu Kec Binangun Kabupaten Blitar dikejutkan suara benda jatuh, ternyata tersebut adalah jatuhnya pria yang terpeleset jatuh di tepi jalan desa yang tak jauh dari giat kesenian.

Setelah masyarakat melakukan pertolongan, ternyata pria yang bernama Bambang Setiawan warga Desa Sumberagung Kec Panggungrejo Kab Blitar itu jatuh menimpa batang pohon yang melintang di jalan, sehingga korban alami luka pada dagunya, dan tidak sadarkan diri.

Baca juga: Polres Blitar dan Polres Blitar Kota, Gelar Silaturahmi/Halal Bihalal Bersama PKDI se Blitar Raya

Kejadian yang terjadi pada Sabtu (29/11) itu dibenarkan Kapolsek Binangun AKP Liestyo Nugroho SH MH dalam rilisnya melalui Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi. Dalam keterangannya mantan Kanit Turjawali Satlantas Polres Blitar ini menyampaikan kronologisnya, awal mulanya korban bersama teman-temannya mendatangi giat tradisi kesenian Tiban di Desa Kedungwungu Kec Binangun.

Dalam giat tersebut korban sempat naik panggung untuk ikuti tanding Tiban, setelah ikuti giat korban turun dari panggung, dan duduk-duduk ngobrol dengan teman-temannya.

Baca juga: Pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polres Blitar Terus Lakukan Patroli di Tempat Wisata

"Ketika korban ngobrol dengan rekan-rekannya korban berdiri meninggalkan area menuju jalan ke arah Selatan, timur panggung, dan beberapa saat korban diketahui terjatuh ke bahu jalan, dalam olah TKP dagu korban rupanya terbentur tumpukan kayu di TKP hingga alami luka terbuka di dagunya, yaa sekitar 6 atau 7 cm, karena korban tidak sadarkan diri, teman temanya langsung membawa korban menuju RSUD Ngudi Waluyo yang berjarak sekitar 25-20 Km untuk pertolongan pertama," terang Ipda Putut.

Ternyata sesampai di UGD RSUD Ngudi Waluyo, saat petugas medis memeriksa kondisi korban, ternyata korban sudah meninggal dunia.

Baca juga: Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

"Setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga (istrinya) tidak menghendaki otopsi korban hanya pemeriksaan luar (VER) dan menerima kematian korban, untuk itu korban diserahkan pihak keluarganya, dan membuat surat pernyataan yang diketahui Kades Sumberagung, tempat tinggal korban," ungkap Ipda Putut mengakhiri keterangannya. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru