TPID Kota Malang Siapkan Langkah Antisipasi Inflasi Jelang Ramadhan 2026

surabayapagi.com
Operasi pasar jadi salah satu langkah tekan inflasi di Kota Malang jelang Ramadhan 2026. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada tanggal 18 Februari 2026, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang telah siap mengantisipasi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang selalu diikuti kenaikan inflasi yang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Untuk pengendalian inflasi tidak boleh dilakukan secara sporadis atau hanya merespons ketika harga mulai naik saja, namun juga harus dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten dengan melibatkan seluruh perangkat daerah terkait. 

Baca juga: Perkuat Cadangan Pangan, Bulog Madura Ajukan Tambahan Stok 300 Ton

Sehingga, kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gejolak harga menjadi langkah penting, diantaranya, pemantauan harga secara rutin, pelaksanaan operasi pasar, serta penguatan kerjasama antardaerah merupakan langkah konkret yang harus terus dilakukan untuk menekan laju inflasi.

Pasalnya diketahui, inflasi tertinggi dalam periode tersebut terjadi pada Maret 2025 sebesar 1,65 persen, bertepatan dengan dimulainya puasa pada 1 Maret 2025. Kondisi ini menjadi sinyal perlunya langkah antisipatif sejak awal tahun untuk menjaga stabilitas harga.

Baca juga: Disperindag Magetan Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga Pangan saat Nataru

“Pola tahunan menunjukkan bahwa permintaan pangan meningkat signifikan menjelang dan saat Ramadan. Karena itu, pemerintah daerah perlu lebih awal memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi,” jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, Rabu (21/01/2026).

Pemerintah pusat pun turut mengingatkan adanya risiko gangguan pasokan akibat cuaca ekstrem maupun hambatan distribusi. Sehingga, TPID Kota Malang telah melakukan berbagai langkah strategis, mulai pemantauan harga harian, memastikan kelancaran distribusi pangan, meningkatkan koordinasi dengan Bulog dan distributor, serta menyiapkan langkah intervensi seperti operasi pasar apabila diperlukan. 

Baca juga: BPS Catat Inflasi Kota Madiun Dipicu Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura

Selain itu, Pemkot Malang bersama pemangku kepentingan terkait juga mendorong penguatan pasokan komoditas strategis melalui kerja sama lintas daerah dan optimalisasi cadangan pangan. Sehingga, adanya langkah antisipatif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. ml-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru