Kebakaran Hanguskan Toko Kelontong di Kebonsari, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kebakaran hebat melahap sebuah ruko kelontong di Dusun Sidorejo Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun, Kamis (19/02/2026), api diduga berasal dari korsleting listrik pada mesin pertamini.
Kebakaran hebat melahap sebuah ruko kelontong di Dusun Sidorejo Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun, Kamis (19/02/2026), api diduga berasal dari korsleting listrik pada mesin pertamini.

i

‎SURABAYA PAGI, Madiun – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah toko (ruko) kelontong milik warga di Dusun Sidorejo, Desa Sidorejo RT 11 RW 05, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Kamis (19/2/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.
‎
‎Ruko itu diketahui milik Tanem (±60), warga setempat. Api dengan cepat membesar lantaran di dalam bangunan terdapat sejumlah barang mudah terbakar seperti elpiji, oli, hingga berbagai kebutuhan toko kelontong. Selain bangunan rumah sekaligus toko yang ludes, satu unit mobil Mitsubishi Pajero yang berada di garasi samping ruko serta mesin pertamini turut terdampak kebakaran.
‎
‎Kepala Desa Sidorejo, Ana Setyiawati, mengatakan dirinya menerima informasi kebakaran saat sedang menghadiri rapat.
‎
‎“Saya mendapat informasi sekitar pukul 10.00 kurang sedikit. Awalnya api terlihat kecil, tapi karena di dalam ada tabung gas dan barang-barang yang mudah terbakar, api cepat membesar," ujarnya.
‎
‎Menurutnya, saat kejadian pemilik ruko berada di lokasi bersama dua anggota keluarga. “Alhamdulillah semuanya selamat. Tidak ada korban jiwa,” tambahnya.
‎

‎Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, menyampaikan laporan kebakaran masuk sekitar pukul 10.00 WIB dan tim tiba di lokasi 15 menit kemudian.
‎
‎“Laporan masuk pukul 10.00, tim Pos 3 tiba pukul 10.15. Petugas langsung melakukan pemadaman. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” terangnya.
‎
‎Ia menambahkan, sebanyak empat unit mobil pemadam dari tiga pos dikerahkan ke lokasi. “Pos 1 Caruban, Pos 2 Madiun, dan Pos 3 bergerak bersama. Total ada empat unit mobil damkar yang kami turunkan. Alhamdulillah selama proses pemadaman tidak ada kendala berarti,” jelasnya.
‎
‎
‎Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Madiun Kabupaten, AKP Agus Andi Anto Prabowo, S.H., M.H., mengatakan dari hasil sementara, kebakaran diduga berasal dari korsleting pada mesin pertamini saat melayani pembeli.
‎ “Ada pembeli yang mengisi di pom mini (pertamini), kemudian muncul percikan api akibat korsleting listrik dan menjalar ke dalam toko. Di dalam toko juga terdapat barang-barang mudah terbakar termasuk kembang api, sehingga api cepat membesar dan membakar seluruh bangunan,” jelasnya.
‎
‎Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Untuk korban jiwa nihil. Karyawan atas nama Viki yang saat itu melayani penjualan berhasil menyelamatkan diri,” tegasnya.
‎
‎Terkait total kerugian, pihak kepolisian memperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar. “Kisaran kerugian kurang lebih Rp1 miliar, termasuk bangunan, kendaraan, dan seluruh isi toko,” tambahnya.
‎
‎AKP Agus juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama menjelang bulan Ramadan. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik dan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran. Jika meninggalkan rumah, pastikan aliran listrik dan colokan dalam kondisi aman agar tidak menimbulkan kebakaran,” pungkasnya.mdn

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…