SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti pasca protes warga terkait kerusakan jalan hingga ditanami pohon pisang, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, telah menyiapkan dana Rp6 miliar guna memperbaiki sejumlah jalan rusak tersebut, di Kecamatan Ngunut dan Sumbergempol telah masuk dalam daftar prioritas perbaikan tahun 2026.
"Kami sudah memiliki daftar ruas jalan prioritas, termasuk yang diprotes warga di wilayah Ngunut dan Sumbergempol," ungkap Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung Ahmad Rifai Sodik, Senin (23/02/2026).
Baca juga: Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M
Lebih lanjut, perbaikan jalan tahun ini didanai dari APBD Tulungagung dengan total anggaran infrastruktur jalan mencapai sekitar Rp300 miliar. Untuk wilayah Kecamatan Ngunut, dua ruas yang akan diperbaiki yakni Ngunut–Podorejo dengan anggaran Rp1,9 miliar dan Ngunut–Doroampel sebesar Rp1,6 miliar.
Baca juga: Selama Ramadhan, Pemkab Tulungagung Imbau Gelar Tadarus Tanpa Pengeras Suara Luar
Selain itu, untuk perbaikan dilakukan pada titik-titik kerusakan terparah agar penanganan dapat merata sesuai kemampuan anggaran. Lalu untuk ruas jalan Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, masuk dalam paket pekerjaan Pulosari–Bukur dengan total panjang sekitar empat kilometer dan anggaran kurang lebih Rp6 miliar.
"Ruas jalan Desa Sambirobyong sepanjang sekitar satu kilometer termasuk dalam paket Pulosari–Bukur. Perbaikannya dilakukan penuh dengan hotmix," ujar dia.
Baca juga: Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung
Perlu diketahui sebelumnya, perbaikan tahun 2026 akan mencakup rekonstruksi pondasi pada beberapa titik sebelum pengaspalan hotmix guna memperkuat struktur jalan. Pemkab berharap perbaikan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta merespons aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur. tl-02/dsy
Editor : Redaksi