16 Ribu lebih Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran di Jatim

surabayapagi.com
Dirlantas Polda Jatim Kombes Iwan Saktiadi

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebanyak 16.385 personel gabungan akan dikerahkan selama Operasi Ketupat Semeru untuk mengamankan mudik Lebaran di Jawa Timur. Belasan ribu petugas ini dari unsur, Polri, TNI hingga berbagai instansi dan relawan.

Rencananya, mereka akan ditempatkan di ratusan pos pengamanan serta pelayanan yang tersebar di berbagai daerah jalur mudik dan pusat keramaian.

Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Komoditas Pangan di Jawa Timur masih Stabil

Dirlantas Polda Jatim Kombes Iwan Saktiadi menyebut, 16.385 personel gabungan akan tersebar di seluruh Jatim untuk melayani dan mengamankan para pemudik.

"Untuk jumlah personel TNI, Polri, beserta jajaran seluruh entitas yang berkontribusi nanti akan dikerahkan pada saat operasi ketupat total diperkirakan 16.385 personel yang akan tersebar di seluruh Jatim," kata Iwan, Jumat (6/3/2026).

Iwan menjelaskan, partisipasi dari relawan dan sejumlah elemen masyarakat untuk membantu pengamanan pemudik dinilai cukup besar. Seluruhnya akan disebar pada setiap pos pelayanan dan pengamanan se-Jatim.

Baca juga: Dukung Arus Mudik dan Balik Lebaran, Bupati Situbondo Minta Pelabuhan Panarukan Dioperasikan

"Ini bukan hanya TNI Polri, karena rupanya partisipasi masyarakat cukup tinggi. Karena ada seperti ORARI, kemudian Satpol, Linmas, dan sebagainya akan bergabung," ujarnya.

Untuk pos pengamanan dan pelayanan, Iwan menegaskan ada ratusan pos yang disediakan. Tercatat, ada 256 pos se-Jatim yang tersebar di 39 kota/kabupaten.

Baca juga: Jelang Arus Mudik Lebaran, Pemkot Kediri Mulai Lakukan Tera Ulang di SPBU

"Ada 195 pos pengamanan 47 pos pelayanan dan 14 pos terpadu nah pos-pos ini tersebar di 39 kota dan kabupaten di seluruh Jawa Timur. Pertimbangan deploy pos ini adalah pertimbangan dari masing-masing wilayah mengingat perlintasan utama pusat kegiatan masyarakat lokasi-lokasi wisata," jelasnya.

"Nah, dari yang saya sebutkan 256 pos tadi ini tersebar di beberapa karakteristik daerah yang saya sebutkan tadi. Jadi ini kita mengkompilir dari masing-masing kota kabupaten menjawab kebutuhan di masing-masing daerah," imbuh Iwan. 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru