Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Reporter : Redaksi

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status Kinerja Tinggi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.

"Penghargaan penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan Status Kinerja Tinggi ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran Pemkab Bojonegoro," kata Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono melalui keterangannya yang diterima di Bojonegoro, Jawa Timur, Senin.

Baca juga: Perkuat Sumber Air Sektor Pertanian, Pemkab Bojonegoro Rehabilitasi Embung Rowoglandang

Diterimanya penghargaan ini, kata dia, memerintahkan seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat sampai pemerintahan desa untuk menjalankan sistem pemerintahan yang efektif, pelayanan publik berkualitas serta mendukung dan mensukseskan program nasional.

Sekaligus capaian Status Kinerja Tinggi ini tidak boleh membuat jajaran Pemda Bojonegoro terlena dan tidak berpuas diri karena data kinerja menjadi kata kunci, serta segala sesuatunya bisa saja terjadi perubahan.

Baca juga: Politisi Demokrat Syukur Priyanto Tunjukkan Ijazah Asli, Siap Jelaskan di Pengadilan

"Diperlukan konsistensi, tekad dan budaya kerja yang baik supaya tidak hanya menjadi angka semata, namun menjadi mentalitas dalam melayani masyarakat. Serta harus terus mendukung program nasional demi membawa masyarakat Bojonegoro yang lebih sejahtera," terangnya.

Sedangkan dalam arahannya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa otonomi daerah adalah proses dinamis yang menuntut penguatan sumber daya manusia secara menyeluruh.

Baca juga: Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

"Otonomi daerah bukan hanya memerlukan bupati, walikota dan gubernur yang hebat saja, tetapi juga pimpinan OPD, eselon di bawahnya, hingga camat, lurah dan kepala desa yang mumpuni untuk membangun pemerintahan yang efektif," jelasnya. jir

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru