Terobos Palang Pintu Rel KA, Truk Muatan Pasir Tertemper KA CL Dhoho Kota Blitar

Reporter : Lestariyono Blitar
Kondisi Truk setelah peristiwa tabrakan dengan kereta api di Perlintasan Jln Imambonjol Kota Blitar. SP/ Lestariono

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa kecelakaan Kereta Api terjadi lagi, kali  ini terjadi di JPL 190 Km.120+448 perlintasan KA yang terjaga pada Selasa malam pukul 21:45 WIB, di Perlintasan Jln Imambonjol Kota Blitar antara sebuah Truk R.10 tertemper KA CL.Doho relasi Kertosono-Malang, ketika KA Doho  berjalan arah dariBarat  menuju ke Timur (Malang), atas peristiwa tersebut pihak  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyesalkan insiden tersebut.

Seperti yang di ungkapkan Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa perangkat peringatan di lokasi (TKP) sebenarnya sudah aktif sebelum kejadian, dengan Sirene berbunyi sebagai tanda kereta akan melintas, dan petugas telah bersiap menutup palang pintu. Namun, truk tetap melaju hingga masuk ke perlintasan Rel KA.

Baca juga: Tragedi Maut Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Surabaya-Jakarta Dibatalkan

“Pada saat sirene meraung raung (berbunyi)  sebagai peringatan dan petugas bersiap menutup palang pintu, namun truk tersebut tetap nekat  melintas. Saat berada di tengah perlintasan, kendaraan tiba-tiba mengalami mogok dengan posisi tidak preipal dengan jalur kereta api, sehingga menghalangi ruang bebas jalur kereta api, maka terjadi benturan,” kata  Tohari dalam keterangannya pada wartawan Rabu (29/04/2026).

Saat melihat Truk bernopol DA 1898 TI dengan R.10 bermuatan pasir nekat terobos palang pintu yg sudah menurun, Petugas penjaga perlintasan kemudian berupaya menghentikan laju kereta menggunakan semboyan 3. Akan tetapi, jarak kereta yang sudah terlalu dekat membuat KA 408 tidak dapat berhenti, sehingga benturan pun tak terhindarkan.

Baca juga: Akibat Insiden Viral! Benturan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, 2 KJJ Dibatalkan

Tohari menambahkan,atas Insiden tersebut menyebabkan gangguan teknis pada lokomotif berupa patahnya plug kran. Kereta sempat berhenti di lokasi kejadian, namun masinis dan asisten masinis dipastikan selamat. KAI Daop 7 segera mengoordinasikan penanganan dengan PPKA, petugas pengamanan, serta tim sarana. Petugas berhasil mengevakuasi truk pada pukul 23.00 WIB sehingga jalur kembali normal.

Baca juga: Antisipasi Jelang Masa Angkutan Lebaran, PT KAI Gelar Diklap Refreshing Pengatur Perjalanan KA

Setelah berhasil evakuasi Truk selanjutnya, petugas dari KAI langsung memperbaiki lokomotif hingga akhirnya KA dapat bergerak mundur menuju Stasiun Blitar pada pukul dengan kecepatan terbatas 5 km/jam. Petugas juga mengawal berjalan di depan kereta sambil membawa semboyan 3 sebagai langkah pengamanan. Pria berkaca mata ini menegaskan, bahwa kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang,” pungkas Tohari. les

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru