Sosialisasi Pencegahan & Penanganan TB, Ning Ita Minta Kader Tingkatkan Kewaspadaan Penyebaran TB di Permukiman Padat

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ning Ita saat menghadiri sosialisasi pencegahan dan penanganan TB melalui sosialisasi yang digelar di Kelurahan Magersari, Rabu (20/5). SP/ DWI
Ning Ita saat menghadiri sosialisasi pencegahan dan penanganan TB melalui sosialisasi yang digelar di Kelurahan Magersari, Rabu (20/5). SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Tuberkolusis (TB) menjadi salah satu masalah Kesehatan yang menjadi atensi utama Pemerintah Kota Mojokerto. Untuk itu dengan bersinergi kader motivator dan Tim Penggerak PKK, Pemerintah Kota terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan TB melalui sosialisasi yang digelar di Kelurahan Magersari, Rabu (20/5). 

Dalam arahannya, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa TB menjadi persoalan serius yang harus ditangani bersama. Ia menyoroti tingginya kasus TB di Indonesia yang kini menempati peringkat kedua dunia berdasarkan data WHO.

“TB ini penyebarannya sangat cepat karena tidak kelihatan. Banyak orang yang sebenarnya sudah membawa virus TB tetapi tidak merasa sakit sehingga enggan berobat. Padahal tanpa disadari bisa menularkan kepada orang lain,” terangnya.

Ning Ita juga menekankan bahwa kepadatan penduduk menjadi salah satu faktor yang mempercepat penularan TB. Menurutnya, Kota Mojokerto dengan wilayah yang kecil namun padat penduduk memiliki risiko tinggi sehingga diperlukan langkah antisipasi yang serius.

“Tempat dengan kepadatan tinggi dan ventilasi kurang baik sangat rentan menjadi lokasi penyebaran TB. Karena itu kita harus bergerak bersama melakukan edukasi dan menemukan kasus sedini mungkin,” jelasnya.

Ia meminta para kader kesehatan aktif melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang memiliki gejala TB agar bersedia menjalani pemeriksaan dan pengobatan. Sebab, pengobatan TB bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga demi melindungi orang lain dari penularan.

“Kalau ada yang membawa virus TB tapi tidak mau berobat, padahal bisa menularkan kepada orang lain yang daya tahan tubuhnya lemah, ini sangat berbahaya. Maka kader harus terus mengedukasi masyarakat agar mau berobat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita meminta pelaksanaan skrining dilakukan secara proporsional berdasarkan jumlah dan kepadatan penduduk masing-masing kelurahan agar hasilnya lebih efektif.

“Saya setuju jumlah skrining diperbesar karena Kota Mojokerto ini pusat perdagangan dan jasa, tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai daerah. Potensi penularannya tentu lebih besar,” imbuhnya.

Di akhir kegiatan, Ning Ita mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program nasional penanggulangan TB demi melindungi kesehatan warga Kota Mojokerto.

“Mari kita jaga bersama Kota Mojokerto agar tidak semakin banyak warga yang terkena TB. Ini bagian dari upaya menyelamatkan masyarakat,” pungkasnya. dwi

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…