Sepanjang 2025, Pemkab Situbondo Catat Pertumbuhan Ekonomi 5,28 Persen

surabayapagi.com
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo. SP/ STB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama kepemimpinan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, pihaknya mencatat sepanjang 2025, ekonomi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencapai 5,28 persen. Untuk sektor pertumbuhan ekonomi tersebut, pemerintah daerah setempat akan terus meningkatkan produktivitas pertanian, peternakan dan perikanan, seiring sektor tersebut menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di Situbondo.

"Perlu kami sampaikan perekonomian Situbondo pada 2025 tumbuh 5,28 persen dan menjadi paling tinggi selama kurun waktu enam tahun sejak pascapandemi COVID-19," jelas Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Senin (04/05/2026).

Baca juga: Situbondo Perkuat Kebutuhan Protein Hewani Lewat Gerakan Ternak Ayam Petelur Skala Rumah Tangga

Pasalnya, sebelumnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Situbondo juga turun, dari 3,15 persen pada 2024 turun menjadi 3,02 persen pada tahun 2025. Menurunnya angka pengangguran terbuka di Situbondo mencerminkan meningkatnya kemampuan pasar kerja di daerah itu dalam menyerap tenaga kerja baru. "Gini rasio (indeks ketimpangan) di Situbondo juga terus membaik," kata Bupati Rio.

Baca juga: Per 2026, DPMPTSP Targetkan Investasi Rp454 M Lewat Agenda ‘Situbondo Investor Day’

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Jawa Timur Ali Mufti yang juga hadir dalam Rakerda DPD Golkar Situbondo dan pelantikan Pimpinan Kecamatan (PK) menyampaikan bahwa anggota DPRD dari fraksi Golkar wajib bersinergi dengan pemerintah daerah.

"Oleh karena itu DPRD dan pemerintah daerah harus bersinergi dalam rangka melayani rakyat, maka dari itu Golkar harus mendukung penuh (pemkab), kalau program-programnya tidak berpihak kepada rakyat, Golkar juga wajib meluruskan," tuturnya.

Baca juga: Dongkrak Program Vorsa UMKM, Pemkab Situbondo Anggarkan Rp3 Miliar

Ketua DPD Golkar Situbodno Yani Wijaya Baihaqi menambahkan, dalam agenda rapat kerja daerah itu digelar untuk konsolidasi serta merencanakan kegiatan empat tahun ke depan. "Jadi, Rakerda hari ini adalah konsolidasi internal dan penguatan internal, dan setelah itu kami turun ke masing-masing Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar," katanya. st-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru