SURABAYAPAGI.com, Bima -Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Balai POM di Bima menggelar kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu pada Senin (25/5/2026) bertempat di Aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima. Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur pemerintah, organisasi profesi, tenaga kesehatan, pelajar, hingga komunitas remaja untuk bersama-sama memperkuat komitmen melawan penyalahgunaan obat-obat tertentu di wilayah Kota dan Kabupaten Bima.
Baca juga: Balai POM di Bima Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan melalui Pelatihan Farmakovigilans
Kegiatan dihadiri oleh berbagai mitra lintas sektor, di antaranya Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bima, Dinas Kesehatan Kota Bima, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bima, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bima, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) kota Bima, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Bima, Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah IV NTB, Kantor Kementerian Agama Kota Bima, serta perwakilan sekolah SMA/SMK/MA sederajat di Kota dan Kabupaten Bima.
Hadir pula Forum Anak Kota Bima, Pusat Informasi dan Konseling Remaja, Generasi Berencana, serta anggota Saka POM Bima dan Saka POM Kota Bima.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai simbol semangat kolaborasi dalam mencegah penyalahgunaan obat-obat tertentu, khususnya di kalangan remaja. Momen ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak.
Suasana kegiatan semakin menarik saat peserta menyaksikan video edukatif tentang dampak penyalahgunaan obat-obat tertentu terhadap kesehatan, perilaku, hingga masa depan generasi muda. Materi yang disampaikan juga mengajak peserta untuk lebih mengenali bahaya penyalahgunaan obat serta pentingnya menjadi remaja yang cerdas dan bijak dalam menggunakan obat.
Baca juga: Pastikan Keamanan Ikan, BPOM di Bima dan DKP Lakukan Uji Cepat di Pasar Amahami
Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi diskusi interaktif. Para siswa dan siswi tampak aktif mengajukan pertanyaan, berbagi pendapat, hingga menyampaikan ide dan masukan terkait upaya pencegahan di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari. Diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat, menunjukkan bahwa generasi muda Bima memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kesehatan dan keselamatan diri.
Melalui kegiatan ini, Balai POM di Bima berharap semakin banyak remaja yang memahami bahaya penyalahgunaan obat-obat tertentu serta memiliki keberanian untuk mengatakan “tidak” terhadap penyalahgunaan obat. Dengan kolaborasi dan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan dapat tercipta generasi muda Bima yang sehat, kuat, dan berprestasi. wda/hik
Editor : Redaksi