Fenomena Tutupan Awan, BMKG: Suhu Udara Lebih Dingin Saat Malam di Surabaya

surabayapagi.com
Ilustrasi. Hujan di malam hari di wilayah Kota Surabaya. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cuaca yang mudah berubah-ubah kerap melanda wilayah Surabaya. Bahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, wilayah Surabaya saat ini tengah memasuki musim kemarau. Akibatnya, suhu terik terasa saat siang, namun menjadi lebih dingin saat malam hari. Fenomena ini disebabkan oleh minimnya tutupan awan.

"Suhu udara terasa dingin terutama di wilayah Surabaya dan sekitarnya dikarenakan telah memasuki musim kemarau. Pada malam hari tutupan awan lebih sedikit yang mengakibatkan suhu terasa dingin. Pada siang hari suhu akan terasa panas," jelas Prakirawan BMKG Juanda Restina Wardhani, Rabu (03/06/2026).

Baca juga: Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Lebih lanjut, BMKG memprakirakan, suhu terdingin di Surabaya berada di kisaran 26 derajat celcius. Hal ini masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan. "Diprakirakan Surabaya dan sekitarnya suhu terdingin pada hari ini mencapai 26 derajat celcius. Dalam beberapa hari ke depan diprakirakan fenomena ini masih akan terjadi," bebernya.

Baca juga: BMKG, Ingatkan Bediding Saat ini Hingga September

Sehingga, memasuki musim kemarau, BMKG mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada. Salah satunya dengan menghindari paparan sinar matahari secara langsung.

Baca juga: Dukung Benahi Kinerja Camat dan Lurah, Cak Yebe: Pejabat Harus Sigap Layani Warga

"Masyarakat diimbau selalu menggunakan pelindung kulit dan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan, serta menghindari paparan matahari langsung," ujar Restina. sb-04/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru