SurabayaPagi, Surabaya – Di tengah tekanan ekonomi global dan kenaikan harga bahan baku plastik, kinerja penjualan PT Moorlife Indonesia tetap menunjukkan tren positif.
Perusahaan yang memproduksi wadah plastik premium untuk makanan dan minuman tersebut tidak hanya mampu memenuhi permintaan pasar domestik, tetapi juga terus memperluas pasar ekspor ke berbagai negara.
Baca juga: Catat Pertumbuhan Signifikan, Moorlife Berbagi dengan 5.000 Anak Yatim di Bulan Ramadan
Marketing Director Moorlife Indonesia, Nurlaila Hidayaty, mengungkapkan bahwa pada Mei 2026 pihaknya telah mengirimkan dua kontainer produk ke Filipina serta satu kontainer ke Hungaria. Pengiriman ekspor juga dijadwalkan kembali berlangsung pada Juni 2026 ke Filipina dan Rumania.
“Permintaan ekspor masih terus berjalan. Meski demikian, ada beberapa pengiriman yang mengalami penundaan akibat tingginya biaya logistik serta keterlambatan kapal yang dipicu kondisi geopolitik global,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, dinamika geopolitik global turut berdampak pada perekonomian dunia, termasuk lonjakan harga bahan baku plastik. Kondisi tersebut mendorong perusahaan melakukan penyesuaian harga produk.
Baca juga: Dukung Stok PMI Nasional, Moorlife Himpun 5.000 Kantong Darah
Sejak Mei 2026, Moorlife telah menaikkan harga jual rata-rata sekitar 10 persen guna menjaga keberlangsungan operasional di tengah meningkatnya biaya produksi.
Kendati demikian, perusahaan tetap berupaya menjaga daya beli konsumen sekaligus keberlangsungan usaha para anggota penjual (member) yang tersebar di berbagai daerah.
“Kami berusaha agar konsumen tidak terlalu terbebani dan para member tetap bisa menjalankan usahanya,” kata Nurlaila.
Baca juga: Gaungkan Gaya Hidup Sehat, Moorlife Bagikan Daging Qurban dalam Wadah Ramah Lingkungan
Di tengah berbagai tantangan tersebut, penjualan Moorlife justru terus mengalami peningkatan, seiring bertambahnya jumlah member baru di seluruh Indonesia.
Saat ini, jumlah member Moorlife mencapai sekitar 250 ribu orang. Pertumbuhannya tercatat rata-rata 30 ribu member baru per tahun, atau sekitar 2.000 hingga 3.000 member setiap bulan.
Editor : Redaksi