SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Jawa Timur telah kembali normal setelah gangguan pada salah satu pembangkit listrik milik mitra swasta yang terjadi beberapa waktu lalu.
Manajer Senior Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Kemas Abdul Gaffur, menyampaikan bahwa seluruh pelanggan telah kembali menikmati layanan listrik secara normal sejak Sabtu (20/6/2026) pukul 21.30 WIB.
Baca juga: PLN Perluas Akses Pengisian Daya Mobil Listrik di Tol Solo Ngawi dan Ponpes Al-Fatah Temboro
“Dengan kondisi tersebut, pemberitahuan jadwal manajemen beban yang sebelumnya disampaikan kepada pelanggan dinyatakan tidak lagi berlaku,” ujar Kemas dalam keterangan resmi di Surabaya, Rabu (24/6/2026).
PLN juga menyampaikan apresiasi atas pengertian dan kerja sama pelanggan selama proses penanganan gangguan berlangsung.
Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat infrastruktur kelistrikan guna menjaga keandalan pasokan listrik.
Baca juga: Jelang HUT ke 81 RI, PLN Hadirkan Listrik Andal untuk Piala Presiden Elite 2026
Sebelumnya, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah sebagai langkah menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik.
Kebijakan ini diambil akibat kendala teknis operasional pada pembangkit, termasuk gangguan pada dua unit pembangkit besar yang sempat menurunkan kapasitas sistem.
Untuk mempercepat pemulihan, PLN melakukan optimalisasi pasokan dari pembangkit lain, perbaikan sistem, serta pengaturan operasi jaringan secara terukur guna meminimalkan dampak kepada pelanggan.
Baca juga: Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN
Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita Sari, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama gangguan berlangsung.
“Manajemen beban ini bersifat sementara dan telah dihentikan secara bertahap seiring membaiknya kondisi sistem kelistrikan,” ujarnya.
Editor : Redaksi